JAKARTA, KOMPAS.com - Thariq Halilintar dan istrinya, Aaliyah Masaid jadi influencer berikutnya yang diperiksa polisi terkait kerja sama promosi Hanania Travel, Rabu (10/6/2026).
Keduanya diperiksa sejak pukul 10.00 WIB hingga pukul 17.50 WIB, didampingi kuasa hukumnya, Samgun Ragahdo.
Kepada penyidik, mereka menjelaskan hubungan mereka dengan Hanania Travel.
Termasuk kerja sama yang dilakukan dalam bentuk barter, seperti yang diungkap influencer Keanu Angelo sebelumnya.
Baca juga: Perkembangan Kasus Hanania Travel: Influencer Diperiksa, Korban Bertambah Jadi 687 Orang
“Pertanyaan tadi di atas sebetulnya kami hadir untuk menyampaikan ya, dalam tanda kutip ya, hubungan klien saya, Thariq dan Aaliyah, terkait dengan Hananiya Group,” kata Ragahdo kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Rabu.
Ragahdo menjelaskan, kerja sama ini bermula dari pihak Hanania Travel yang berupaya mengajak Thariq bekerja sama berulang kali, yang berakhir tak digubris.
Saat itu, Thariq belum menikah dengan Aaliyah. Penawaran ini muncul lagi saat keduanya sudah menikah pada 2025.
Kali ini penawaran itu disetujui setelah mereka meriset lebih jauh terkait riwayat kerja Hanania Travel.
Kebetulan, saat itu mereka juga sudah berniat untuk berangkat umrah pada akhir tahun, bersama buah hati dan rombongan.
“Setelah dicek, ini memang travel yang bagus. Dalam artian telah memberangkatkan banyak orang, ada event-event untuk para jemaah dan lain sebagainya. Sehingga ya pekerjaan ini diterima oleh Thariq,” jelas dia.
Namun, dalam kerja sama ini, Hanania Travel hanya memberikan kesempatan umrah gratis untuk Thariq, Aaliyah, dan anaknya.
Baca juga: Korban Hanania Travel Mengejar Ganti Rugi, Tak Ingin Dana Umrah Disita Negara
Maka dari itu, mereka tetap membayar ke Hanania Travel senilai Rp 180 juta untuk memberangkatkan delapan orang lainnya.
Ibadah umrah Thariq dan Aaliyah berjalan lancar. Hingga akhirnya kasus ini mulai mencuat pada Maret 2026.
Thariq mengaku kaget mendengar kasus ini. Maka dari itu, dia langsung memenuhi panggilan pihak kepolisian untuk membantu dalam penyelidikan.
“Iya kaget, kaget banget dengan berita yang terjadi berseliweran dan lain-lain. Terus ketika dapat panggilan dari polisi, kami juga langsung balas, kami siap membantu apa pun itu yang bisa kami kasih,” kata Thariq di kesempatan yang sama.
Mereka berharap, kesaksian yang diberikan dapat membantu pihak kepolisian untuk mewujudkan keadilan bagi para korban.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




