Bijak Berbagi Data, Cara Sederhana Melindungi Diri di Era Digital

bisnis.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bisnis.com, JAKARTA - Di tengah meningkatnya aktivitas digital masyarakat, kasus penyalahgunaan dan penyebaran data pribadi masih menjadi perhatian berbagai pihak.

Data sensitif seperti KTP, Kartu Keluarga (KK), SIM, nomor telepon, hingga informasi rekening perbankan kerap menjadi sasaran penyalahgunaan yang dapat merugikan pemiliknya. Mulai dari penipuan, pencurian identitas, hingga penyalahgunaan akses layanan keuangan menjadi risiko yang perlu diwaspadai.

Oleh karena itu, kesadaran untuk menjaga kerahasiaan data pribadi menjadi langkah penting yang harus dilakukan oleh setiap individu.

Sejumlah praktisi keamanan informasi mengingatkan agar masyarakat tidak sembarangan membagikan dokumen pribadi melalui media sosial, aplikasi percakapan, maupun platform digital yang tidak jelas keamanannya. Dokumen seperti KTP, KK, dan SIM sebaiknya hanya diberikan kepada pihak yang memiliki kepentingan resmi dan terpercaya.

Selain itu, masyarakat juga disarankan untuk menutupi sebagian informasi penting saat mengirimkan salinan dokumen, menggunakan kata sandi yang kuat, serta mengaktifkan fitur verifikasi dua langkah pada akun digital yang dimiliki.

Kesadaran menjaga data pribadi juga dinilai menjadi bagian dari upaya membangun keamanan digital yang lebih baik. Masyarakat perlu membiasakan diri untuk memeriksa kembali setiap tautan, formulir, maupun permintaan data yang diterima secara daring.

Jika menemukan indikasi penyalahgunaan atau permintaan data yang mencurigakan, masyarakat diimbau untuk tidak memberikan informasi apa pun dan segera melakukan verifikasi kepada pihak terkait melalui kanal resmi.

Mendukung hal tersebut, Direktur Utama PNM, Kindaris, mengungkapkan bahwa perlindungan data pribadi merupakan tanggung jawab bersama yang perlu dibangun melalui kesadaran dan kedisiplinan setiap individu.

“Data pribadi adalah aset yang sangat berharga. Menjaga kerahasiaannya bukan hanya melindungi diri sendiri, tetapi juga keluarga dan lingkungan sekitar dari berbagai risiko penyalahgunaan. Di era digital saat ini, kehati-hatian dalam membagikan informasi menjadi kunci utama untuk menciptakan ruang digital yang aman dan terpercaya,” ujarnya.

Melalui peningkatan literasi digital dan kepedulian terhadap keamanan data, masyarakat diharapkan semakin mampu melindungi identitas serta hak-hak pribadinya di tengah perkembangan teknologi yang semakin pesat.

#PNMuntukUMKM
#PNMPemberdayaanUMKM


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Setahun Menghilang karena Kontoversi Kim Sae Ron, Kim Soo Hyun Umumkan Comeback ke Dunia Hiburan
• 14 jam lalutabloidbintang.com
thumb
Residivis di Makassar Curi Emas Ibunya untuk Beli Sabu dan Judol
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Sempat Tertekan Saat Anak Bersama Virgoun, Kondisi Inara Rusli Kini Lebih Tenang
• 7 jam lalugrid.id
thumb
BMKG Prediksi Kemarau Panjang Landa Sejumlah Wilayah Indonesia, Berikut Daftarnya
• 1 jam lalurctiplus.com
thumb
Kolaborasi ION WATER dan AirAsia HYROX Jakarta: Perkuat Ekosistem Fitness di RI
• 18 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.