JAKARTA, KOMPAS.com - Sebuah tabung oksigen terpental saat proses pengisian di sebuah perusahaan gas di Kalibaru, Cilincing, Jakarta Utara, lalu terbang sejauh sekitar 100 meter sebelum menimpa sebuah rumah yang juga digunakan sebagai warung, Rabu (10/6/2026).
Kapolsek Cilincing AKP Bobi Subasri mengatakan, peristiwa itu terjadi sekitar pukul 09.20 WIB.
"Berdasarkan keterangan saksi, saat proses pengisian satu tabung oksigen berukuran enam meter kubik, tiba-tiba tabung tersebut terpental ke udara disertai suara ledakan keras," kata Bobi saat dikonfirmasi Kompas.com melalui pesan singkat.
Baca juga: Tabung Oksigen Terlempar ke Warung Madura di Jakut, Lompat ke Atas Kayak Rudal Nyasar
Akibat kejadian itu, atap perusahaan yang terbuat dari asbes mengalami kerusakan.
Setelah terpental, tabung oksigen tersebut jatuh dan menimpa sebuah rumah sekaligus warung milik warga yang berada sekitar 100 meter dari lokasi pengisian.
"Beruntung, tidak terdapat korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut. Namun, kerusakan yang ditimbulkan tergolong cukup berat dan menyebabkan trauma psikologis terhadap penghuni rumah," ujar Bobi.
Polisi masih menyelidiki penyebab pasti insiden tersebut.
Sementara itu, warga sekitar bernama Anto (bukan nama sebenarnya) mengatakan, tabung oksigen itu terlihat meluncur ke udara sebelum akhirnya jatuh menimpa warung.
"Di sana dia lompat ke atas gitu kayak rudal nyasar," ujar Anto saat ditemui Kompas.com di lokasi.
Baca juga: Warung di Jakut Tertimpa Tabung Oksigen, Kerugian Disebut Capai Rp 80 Juta
Menurut dia, suara keras dari lokasi kejadian membuat warga sekitar berdatangan ke warung yang menjadi titik jatuhnya tabung oksigen.
"Iya, kedengeran (suara kencang)," kata Anto.
Ia menuturkan, saat kejadian istri dan anak pemilik warung berada di dalam bangunan tersebut.
Beruntung, keduanya berada di sisi lain rumah sehingga tidak tertimpa tabung oksigen dan selamat tanpa luka.
"Sebelah kiri mereka lagi duduk nonton TV. Itu yang bocahnya cewek tadi, yang kecil itu. Kita memikirkan anaknya saja," ujar Anto.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang