Rakernas Apdesi Merah Putih: 75 Ribu Desa Siap Jadi Motor Ekonomi Nasional

disway.id
2 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, DISWAY.ID - Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Merah Putih menegaskan desa tidak lagi sekadar menjadi objek pembangunan.

Dalam Rakernas Apdesi Merah Putih, asosiasi pemerintah desa itu menegaskan siap menjadi penggerak ekonomi nasional. 

BACA JUGA:2.155 Personel Amankan Aksi APDESI di Silang Selatan Monas

Organisasi yang menaungi lebih dari 75 ribu kepala desa itu ingin menjadikan desa sebagai lokomotif ekonomi nasional sekaligus benteng ketahanan pangan Indonesia.

Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Apdesi Merah Putih 2026 di Aston Hotel & Convention Center, Kota Serang, Banten, Rabu, 10 Juni 2026.

Mengusung tema Sinergi Merah Putih untuk Memperkuat Peran Desa dalam Pembangunan Strategis Nasional, forum itu dihadiri ribuan kepala desa dari berbagai daerah.

Ketua Umum Apdesi Merah Putih, Anwar Sadat mengatakan, desa memiliki modal besar berupa sumber daya alam, sumber daya manusia, serta modal sosial yang selama ini belum dimaksimalkan. Karena itu, desa harus ditempatkan sebagai subjek pembangunan yang mampu menciptakan lapangan kerja, meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sekaligus memperkuat ketahanan pangan nasional.

"Kalau seluruh potensi desa dikelola secara baik melalui kolaborasi pemerintah, dunia usaha dan masyarakat, desa akan menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi nasional sekaligus benteng ketahanan pangan Indonesia," ujar Anwar.

BACA JUGA:Sony Sonjaya Bernyanyi Lagi, Sebut 26 Nama Terkait MBG Saat BAP di Kejagung

Rakernas Apdesi Merah Putih 2026 turut mendapat perhatian pemerintah pusat. Sejumlah pejabat hadir, di antaranya Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad, Menteri Ekonomi Kreatif Teuku Riefky Harsya, Menteri Desa dan PDT Yandri Susanto, Kepala BNN Komjen Pol Suyudi Ario Seto, Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi, serta Gubernur Banten Andra Soni.

Dalam forum tersebut, Ketua Yayasan Jaringan Aspirasi Masyarakat (JAM), Johan Aripin Muba, dikukuhkan sebagai Ketua Dewan Pakar Apdesi Merah Putih. Pengukuhan itu menjadi bentuk apresiasi atas kontribusinya dalam mendorong pemberdayaan masyarakat dan penguatan ekonomi berbasis desa.

Johan bahkan mendapat penyematan simbolik sebagai "Bapak Desa" dari peserta Rakernas. Menurut dia, kemajuan desa menjadi fondasi utama kemajuan bangsa.

"Kalau desa maju, Indonesia maju. Kalau desa kuat, ekonomi nasional juga akan kuat," kata Johan.

Sebagai bentuk dukungan konkret, Yayasan JAM bersama Apdesi Merah Putih menyiapkan program peternakan ayam rakyat yang menyasar 75.266 desa di seluruh Indonesia. Setiap desa dirancang memiliki dua kandang produktif yang masing-masing diisi 1.000 ekor ayam.

Tak hanya itu, dua koperasi produsen juga akan dibentuk di setiap desa. Salah satunya difokuskan pada pengembangan budidaya padi dan jagung dengan cakupan hingga 100 hektare. Yayasan JAM menyiapkan bantuan biaya tanam Rp12 juta per hektare serta dukungan pupuk bagi petani.

  • 1
  • 2
  • »

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
ILLIT, KATSEYE, dan LE SSERAFIM Umumkan Single Kolaborasi Baru
• 14 menit lalumedcom.id
thumb
Sejumlah Faktor Pengaruhi Rendahnya Implementasi Cuci Darah Mandiri
• 14 menit lalumetrotvnews.com
thumb
Dari Bangku Sekolah ke Ruang Sidang, Siswi 17 Tahun Ungkap Trauma dalam Perkara Rivaldy Mantan Supervisor Black Owl
• 14 jam lalurealita.co
thumb
Hubungan Dua Arah Antara Investasi dan Ekonomi Negara
• 7 jam lalukumparan.com
thumb
Bisnis Digital Melesat, Kontribusi Segmen Non-Tambang DSSA Sumbang 7,6 Persen Pendapatan 
• 19 jam laluidxchannel.com
Berhasil disimpan.