Pencanangan Sensus Ekonomi 2026, Jadi Dasar Arah Pembangunan dan Investasi Makassar

harianfajar
3 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, MAKASSAR — Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, menegaskan pentingnya Sensus Ekonomi 2026 sebagai fondasi dalam penyusunan kebijakan pembangunan yang tepat sasaran dan berbasis data.

Hal tersebut disampaikan saat menghadiri Pencanangan Sensus Ekonomi 2026 yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) Republik Indonesia di Ruang Pola Kantor Gubernur Sulawesi Selatan, Selasa (10/6/2026).

Menurut Munafri, sensus ekonomi memiliki peran strategis dalam memetakan kondisi riil pembangunan dan aktivitas perekonomian masyarakat di Kota Makassar.

“Sensus Ekonomi 2026 sangat penting menjadi instrumen penting untuk memetakan kondisi riil berbagai hal pembangunan di Kota Makassar, termasuk perekonomian masyarakat,” jelasnya.

Ia mengatakan, keberadaan data ekonomi yang akurat, lengkap, dan mutakhir menjadi kebutuhan penting di tengah dinamika perkembangan ekonomi yang semakin kompleks, termasuk pertumbuhan sektor usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), ekonomi kreatif, hingga ekonomi digital.

“Data yang dihasilkan menjadi dasar dalam menyusun kebijakan yang lebih efektif, terukur, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat serta pelaku usaha,” ujar Munafri.

Menurutnya, hasil sensus akan memberikan gambaran komprehensif mengenai struktur ekonomi daerah, perkembangan dunia usaha, potensi sektor unggulan, hingga tantangan yang dihadapi pelaku ekonomi di berbagai sektor.

Sebagai pusat pertumbuhan ekonomi di kawasan Indonesia Timur, Kota Makassar membutuhkan data yang valid dan akurat untuk mendukung proses perencanaan pembangunan berbasis bukti (evidence-based policy).

Dengan data yang kuat, pemerintah dapat mengidentifikasi sektor-sektor yang memiliki potensi besar untuk dikembangkan sekaligus menentukan langkah intervensi yang tepat terhadap sektor yang masih memerlukan dukungan.

“Sensus Ekonomi bukan sekadar kegiatan pendataan, tetapi merupakan misi strategis nasional untuk memastikan bahwa setiap kebijakan yang lahir benar-benar didasarkan pada kondisi dan kebutuhan nyata di lapangan,” jelasnya.

Munafri menambahkan, data hasil sensus juga akan menjadi acuan penting dalam mendorong iklim investasi yang sehat dan kompetitif.

Menurutnya, partisipasi aktif masyarakat akan menentukan kualitas data yang dihasilkan, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara luas dalam mendukung pembangunan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.

“Data sensus ini, akan menjadi dasar dalam menentukan arah pembangunan ekonomi ke depan, termasuk bagi Kota Makassar,” katanya. (*/)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jurus Bapanas Redam Gejolak Harga pada Musim Kemarau: Injeksi 1 Juta Ton Beras ke Pasar
• 9 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
DLH Bantul: 90 Persen Warga Sudah Tertib Pilah Sampah
• 6 jam laluliputan6.com
thumb
Update Prakiraan Cuaca Jakarta Rabu, 10 Juni 2026: BMKG Prediksi Terik Seharian!
• 18 jam laludisway.id
thumb
Jadwal Kejuaraan Voli Industri & Bola Voli Profesional Korea 2026, Rabu 10 Juni: Ada Big Match Hyundai Hillstate vs GS Caltex
• 16 jam lalutvonenews.com
thumb
Gunung Dukono Erupsi, Semburkan Abu Vulkanik Setinggi 1.000 Meter
• 16 jam laluokezone.com
Berhasil disimpan.