LAMPUNG, KOMPAS.TV – Presiden Prabowo Subianto menyinggung pihak yang mengkritisi kunjungan kerjanya ke luar negeri, dan membandingkan dengan kritik terhadap Presiden ke-7 RI, Joko Widodo (Jokowi) karena jarang berkunjung ke luar negeri.
Menurut Prabowo, saat Jokowi menjabat sebagai presiden dan jarang melakukan kunjungan ke luar negeri, ada pihak yang mengkritisi dan menyalahkan.
“Jadi ada presiden kayak Pak Jokowi yang jarang ke luar negeri, disalahkan. Iya kan. ‘Jokowi enggak pernah ke luar negeri, Jokowi tidak peduli politik luar negeri’,” kata Prabowo dalam pidato di pembukaan Musyawarah Nasional (Munas) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) ke XVII tahun 2026, di Lampung, Rabu (10/6/2026).
“Saya sering ke luar negeri, ‘Prabowo sering ke luar negeri’. Aneh,” ucap dia.
Baca Juga: Prabowo Yakin Indonesia Masuk 4 Besar Ekonomi Dunia pada 2045, Tiongkok Posisi Pertama
Sebetulnya, kata Prabowo, tidak ada masalah apakah seorang presiden sering melakukan kunjungan ke luar negeri atau tidak, karena menyesuaikan dengan dinamika politik.
“Situasi mungkin berubah. Sekarang dinamikanya geopolitik begitu kacau. Kita tidak tahu kawan siapa, lawan siapa,” ujarnya.
“Kita beruntung, saya beruntung, presiden Indonesia menerima warisan dari pendiri-pendiri bangsa kita, bahwa politik luar negeri Indonesia adalah politik non-align, politik non-blok.”
Baca Juga: Prabowo: Pengusaha Indonesia Banyak Dosanya, Jangan Coba-Coba Langgar Hukum
Prabowo menyebut, Indonesia bersahabat dengan semua negara dan kekuatan yang ada di dunia, serta tidak ingin terlibat dengan pakta militer mana pun.
Penulis : Kurniawan Eka Mulyana Editor : Desy-Afrianti
Sumber : Kompas TV
- presiden ri
- presiden prabowo
- prabowo subianto
- jokowi
- joko widodo





