JAKARTA, KOMPAS.com - Seorang pengemudi ojek online (ojol) bernama Marsin (44) kecelakaan gara-gara genangan air "abadi" di Jalan H Mochtar Raya, Kecamatan Pesanggrahan, Jakarta Selatan, Rabu (10/6/2026).
Akibatnya, ponsel yang menjadi modal utamanya mencari nafkah rusak parah hingga membuatnya tak bisa bekerja.
Peristiwa itu terjadi saat ia sedang membonceng penumpang, lalu kehilangan kendali saat roda depan motornya menghantam lubang jalanan rusak.
Baca juga: Genangan Abadi di Pesanggrahan Jaksel, Bertahun-tahun Banjir meski Tak Hujan
Ia tak melihat lubang itu karena tertutup genangan air hitam.
"Saya tadi jam 10.00-an pagi, lagi bawa penumpang terus oleng pas lewatin sini, ban depan saya nyusruk, akhirnya jatuh. Handphone saya ancur enggak bisa nyala," kata Marsin saat ditemui Kompas.com di lokasi, Rabu.
Insiden itu tidak hanya merusak ponselnya, tetapi juga menyisakan pengalaman pahit bagi penumpangnya.
Usai terjatuh, Marsin sempat dimarahi oleh penumpangnya yang kesal.
Sang penumpang pun meninggalkan Marsin dan mencari transportasi lain.
Sambil menunjukkan ponselnya yang layarnya retak parah dan mati total, Marsin mencoba membongkar perangkat tersebut dengan harapan bisa menyalakannya kembali, meski gagal.
Ia pun mengaku kebingungan karena ponsel itu merupakan satu-satunya alat penunjang kerjanya sehari-hari.
"Enggak tahu juga nih, saya sebenernya yang penting butuh kartu SIM-nya aja tapi hilang. Udah gitu ini jadi enggak bisa narik dulu," tutur Marsin pasrah.
Marsin ternyata bukanlah korban pertama dari genangan air setinggi 10 sentimeter dan sepanjang 50 meter tersebut.
Menurut kesaksiannya, sehari sebelum ia kecelakaan, ada pengendara lain yang juga menjadi korban di titik yang sama.
Baca juga: Banjir Kembangan Jakbar Kian Parah, Warga Soroti Proyek Apartemen di Dekat Titik Genangan
"Kemarin malah ada cowok sama cewek jatuh pas lewatin sini juga, motornya rusak enggak bisa jalan lagi. Basah semua itu udah kalau nyebur di sini mah," ujar dia.