Kapolri: Berbagai Dinamika Pengaruhi Revisi UU Polri, Singgung Aksi Demo Agustus 2025

okezone.com
10 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengungkapkan bahwa perjalanan revisi Undang-Undang (UU) Polri turut dipengaruhi oleh berbagai dinamika yang terjadi di Tanah Air, termasuk gelombang demonstrasi yang sempat mencuat pada Agustus-September 2025 lalu.

Hal itu disampaikan Sigit saat memberikan keynote speech (sambutan utama) dalam Rapat Koordinasi Pengawasan (Rakorwas) Kompolnas Tahun 2026 di Mercure Hotel Ancol, Jakarta Utara, Rabu (10/6/2026).

Menurut Sigit, pembahasan UU Polri sempat mengalami penundaan lantaran pemerintah dan DPR saat itu memprioritaskan penyelesaian Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana (KUHAP).

Baca Juga :
Beri Usulan Revisi UU Polri, Menteri HAM Pigai: Beberapa Jabatan Bisa Diisi Sipil

"Dan alhamdulillah, pasca-KUHAP selesai, Undang-Undang Polri pun mulai berjalan," kata Sigit.

Namun dalam perjalanannya, kata dia, sejumlah peristiwa di masyarakat turut memengaruhi proses pembentukan beleid tersebut.

Sigit menjelaskan, salah satu dinamika yang muncul saat itu adalah aksi demonstrasi yang dikenal dengan sebutan "Agustus Kelam" dan "September Hitam". Menurutnya, isu tersebut berkembang dari kritik terhadap sejumlah peristiwa dan kebijakan pemerintah menjadi tuntutan reformasi Polri pascapandemi.

Baca Juga :
Pakar Sebut Revisi UU Polri Harus Demi Kepentingan Masyarakat

Sebagai informasi, gelombang demonstrasi dan kerusuhan pada Agustus 2025 dipicu oleh penolakan terhadap kenaikan gaji atau tunjangan DPR, penolakan kebijakan ekonomi, dan kemarahan atas tindakan represif aparat, termasuk insiden tertabraknya seorang pengemudi ojek daring (ojol) oleh mobil rantis polisi.

"Ada isu kerusuhan pada bulan Agustus yang dikenal dengan 'Agustus Kelam' ya, dan 'Black September', yang kemudian muncul isu terkait dengan reformasi yang awalnya itu adalah proses perjalanan kritik terhadap peristiwa ataupun kebijakan-kebijakan yang dirasakan oleh masyarakat saat itu yang membuat perbaikan secara menyeluruh, kemudian dalam perjalanannya menjadi isu terkait dengan reformasi Polri pasca-reformasi," jelasnya.

 


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Biaya Tersembunyi di Perhelatan Piala Dunia Termahal Sepanjang Sejarah
• 6 jam lalukumparan.com
thumb
Pernyataan KSP Dudung Usai Terima Kepala BGN Nanik S Deyang Bahas MBG hingga Bantah Isu Punya Dapur
• 21 jam lalukompas.tv
thumb
Purbaya: Pertamax Tidak Dipakai Angkutan Barang, Dampak Inflasi Minim
• 2 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
Prabowo Saat Dengar Ada Ibu Hamil Meninggal Dalam Perjalanan karena RS Jauh: Saya Prihatin
• 20 jam lalukompas.tv
thumb
Polri Bakal Gelar Nobar Piala Dunia 2026 dari Mabes hingga Polsek
• 17 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.