JAKARTA, DISWAY.ID - Gerhana Matahari total akan terjadi pada 12 Agustus 2026 mendatang.
Fenomena astronomi ini menjadi salah satu peristiwa langit yang paling banyak dinantikan karena menghadirkan pemandangan yang langka.
Gerhana Matahari Total terjadi ketika Bulan melintas di antara Matahari dan Bumi, sehingga menampilkan bayangan yang sepenuhnya menghalangi cahaya Matahari.
BACA JUGA:Ada Fenomena Astronomi! Venus dan Jupiter Nyaris Bersentuhan di Langit Malam ini, Berikut Cara Menyaksikannya
Saat gerhana mencapai fase total, langit pada siang hari akan berubah gelap seperti senja atau bahkan malam singkat.
Namun, peristiwa ini tidak dapat diamati dari seluruh dunia. Fenomena ini hanya bisa disaksikan di wilayah Greenland, Islandia, Spanyol utara, dan Portugal timur laut.
Pada tahun sebelumnya, fenomena astronomi ini bisa disaksikan dari Meksiko, Amerika Serikat, dan Kanada.
Di Eropa sendiri, Gerhana Matahari Total terakhir yang dapat diamati terjadi pada tahun 2006.
Dengan demikian, Gerhana Matahari Total tahun ini akan menjadi yang pertama terlihat dari daratan Spanyol sejak peristiwa serupa terjadi pada 1905.
BACA JUGA:Bea Cukai Gagalkan Peredaran 8,9 Juta Batang Rokok Ilegal, Selamatkan Kerugian Negara Rp8,6 M
Daftar Wilayah yang Bisa Menyaksikan Gerhana Matahari TotalMelansir data dari NASA, Gerhana Matahari Total akan terjadi pada 12 Agustus 2026.
Gerhana Matahari Total ini akan melintasi sejumlah wilayah mulai dari Greenland, Islandia, Rusia utara, Samudra Atlantik, Spanyol, hingga sebagian kecil Portugal.
Waktu pengamatan fenomena ini berbeda-beda si setiap wilayah. Di Greenland dan Islandia, peristiwa ini berlangsung sore atau awal malam.
Sedangkan di wilayah Spanyol dan bagian barat laut Portugal, fenomena tersebut terjadi pada malam hari menjelang Matahari terbenam.
Di Greenland, fase totalitas diperkirakan berlangsung lebih dari dua menit, sedangkan di bagian utara Spanyol hanya sekitar 20 detik.
- 1
- 2
- »





