Surabaya (beritajatim.com) – Pengurus Nasional Koordinator Nasional Pemuda Timur, Zainal Irfandi, menyatakan dukungan penuh terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai salah satu program strategis nasional yang bertujuan meningkatkan kualitas gizi dan sumber daya manusia Indonesia.
Di sisi lain, dia meminta pengawasan dan penegakan hukum dilakukan secara ketat agar pelaksanaan program berjalan tepat sasaran dan bebas dari penyalahgunaan kewenangan.
“Kami menilai Program Makan Bergizi Gratis adalah program yang baik dan harus didukung seluruh elemen bangsa. Namun karena program ini menggunakan anggaran negara yang besar dan menyangkut kepentingan publik, maka pengawasannya harus ketat agar pelaksanaannya benar-benar tepat sasaran, transparan, dan akuntabel,” kata Zainal Irfandi, Kamis (11/6/2026).
Menurutnya, Program MBG tidak hanya berdampak pada peningkatan kesehatan dan kualitas pendidikan generasi muda. Program tersebut juga memiliki potensi besar menggerakkan perekonomian rakyat melalui keterlibatan petani, nelayan, peternak, UMKM, dan pelaku usaha lokal di berbagai daerah.
“Program ini memiliki manfaat yang luas karena menyentuh kebutuhan dasar masyarakat sekaligus dapat mendorong perputaran ekonomi di tingkat akar rumput. Karena itu programnya harus dijaga agar manfaatnya benar-benar dirasakan rakyat,” ujarnya.
Kornas Pemuda Timur juga mengapresiasi langkah Kejaksaan Agung dan lembaga pengawas negara yang terus melakukan pengawasan terhadap program-program strategis nasional. Menurut Zainal, pengawasan yang kuat merupakan bagian penting untuk memastikan setiap anggaran negara digunakan sesuai tujuan.
“Kami mengapresiasi Kejaksaan Agung dan seluruh aparat penegak hukum yang terus melakukan pengawasan serta evaluasi terhadap program strategis nasional. Pengawasan yang kuat akan memperkuat kepercayaan publik terhadap program pemerintah,” katanya.
Terkait pernyataan Sony Sonjaya yang menyatakan kesediaannya menjadi justice collaborator, Zainal meminta seluruh informasi yang disampaikan ditindaklanjuti melalui mekanisme hukum yang berlaku. Dia menegaskan setiap pihak yang disebut harus diberikan kesempatan memberikan klarifikasi dengan tetap mengedepankan asas praduga tak bersalah.
“Kami mendukung Kejaksaan Agung untuk menindaklanjuti seluruh informasi maupun dugaan yang disampaikan. Semua pihak harus diberi ruang untuk memberikan penjelasan, sementara aparat penegak hukum perlu mengusutnya secara profesional, independen, dan transparan,” tegasnya.
Dia mengingatkan bahwa informasi mengenai 26 nama yang disebut masih berada pada tahap dugaan yang berkembang di ruang publik. Karena itu, proses hukum harus menjadi satu-satunya mekanisme untuk menguji kebenaran setiap informasi yang beredar.
“Kami tidak ingin ada penghakiman di luar proses hukum. Tetapi kami juga tidak ingin setiap informasi berhenti begitu saja. Semua harus diperiksa secara objektif agar masyarakat mendapatkan kepastian hukum dan fakta yang sebenarnya,” ujarnya.
Pemuda Timur menegaskan dukungannya terhadap upaya penyelamatan Program MBG agar tetap berjalan sesuai tujuan awalnya. Jika ditemukan adanya penyalahgunaan kewenangan oleh pihak tertentu, proses hukum harus ditegakkan tanpa pandang bulu.
“Prinsip kami sederhana, Program MBG harus diselamatkan karena manfaatnya sangat besar bagi rakyat. Jika ada oknum yang menyalahgunakan kewenangan, maka harus diproses sesuai hukum yang berlaku tanpa ada perlakuan istimewa bagi siapa pun,” pungkas Zainal.[asg/ted]




