AS Lancarkan Serangan Hari Kedua Terhadap Iran, Iran Balas Serang Negara-negara Teluk

kompas.tv
5 jam lalu
Cover Berita
Sebuah proyektil melesat menembus langit Israel dalam serangan rudal yang dilancarkan Iran, Minggu, 7 Juni 2026. (Sumber: AP Photo/Ohad Zwigenberg)

DUBAI, KOMPAS.TV — Amerika Serikat (AS) melancarkan serangan udara putaran kedua terhadap Iran hingga Kamis (11/6/2026) pagi. Sebelumnya, Presiden AS Donald Trump memperingatkan bahwa Teheran akan "membayar harga" atas negosiasi yang macet, dan Iran menanggapi dengan serangan yang menargetkan Bahrain, Kuwait, dan Yordania.

Komando Pusat Militer AS mengatakan putaran serangan udara terbarunya berakhir tepat sebelum matahari terbit pada hari Kamis di Iran. Komando militer mengatakan serangan itu dilakukan sebagai balasan terhadap agresi Iran yang tidak beralasan. 

AS mengatakan, mereka menargetkan kemampuan pengawasan militer Iran, sistem komunikasi, dan situs pertahanan udara. Namun demikian, mereka tidak menjelaskan kerusakan yang ditimbulkan oleh serangan tersebut, yang menurut mereka dilakukan oleh Angkatan Udara, Marinir, dan Angkatan Laut AS.

Ledakan dari serangan tersebut bergema di sekitar ibu kota Iran, Teheran, serta kota pelabuhan Bandar Abbas dan daerah selatan lainnya di sepanjang Selat Hormuz.

Iran kemudian membalas dengan melancarkan serangan terhadap Bahrain, Kuwait, dan Yordania untuk serangan pada hari kedua.

Baca Juga: Iran Klaim Kepung Hormuz hingga Bab al-Mandab dengan Sabuk Keamanan, Ancam Krisis Energi Global

Sementara itu, Israel pada Kamis pagi juga memperingatkan penduduk di utara untuk mencari perlindungan setelah mendeteksi dugaan tembakan yang datang dari Lebanon.

Serangan terbaru AS di beberapa kota di Iran terjadi ketika upaya untuk menegosiasikan akhir dari perang, kembali menemui jalan buntu. Iran bersikeras akan mempertahankan kendalinya atas Selat Hormuz, yang telah mengganggu pasokan energi global dan membuat harga minyak naik. 

Serangan AS hari ini terlihat lebih intens dan lebih luas daripada hari sebelumnya, tetapi Iran tidak merilis informasi tentang apa saja yang terkena serangan.

Sementara itu, Kuwait menutup wilayah udaranya karena serangan Kamis pagi, tanpa menjelaskan tentang adanya kerusakan. Yordania tidak mengakui serangan tersebut, meskipun Kedutaan Besar AS di Amman memperingatkan tentang hal itu. Dan Bahrain membunyikan sirene peringatan rudal tanpa menyebutkan kemungkinan kerusakan di sana.

Penulis : Tussie Ayu Editor : Gading-Persada

1
2
Show All

Sumber : The Associated Press

Tag
  • serangan AS ke Iran
  • kesepakatan damai buntu
  • iran serang negara teluk
  • amerika serikat
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Profil Chatib Basri, Ekonom Senior Lulusan Australia yang Dipanggil Prabowo ke Istana
• 23 jam lalumedcom.id
thumb
Truk Muatan Tepung Tumpah di Tol Tomang Arah Semanggi, Polisi Evakuasi
• 9 jam laludetik.com
thumb
Jadwal Salat dan Buka Puasa DKI Jakarta 11 Juni 2026
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Momen JK Didampingi Putranya Solihin Kalla Bertemu Prabowo di Istana
• 3 jam laludetik.com
thumb
JK Ungkap Isi Pertemuan dengan Prabowo di Istana, Bahas Green Energy-Perdamaian
• 2 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.