Jakarta, tvOnenews.com - Polisi masih menyelidiki insiden bocah laki-laki yang diduga dibully oleh dua rekannya hingga kejang-kejang akibat tersetrum tiang listrik di Taman Kramat Pulo, Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat.
Kasat PPA-PPO Polres Metro Jakarta Pusat Kompol Rita Oktavia Shinta mengatakan pihaknya belum memeriksa dua bocah yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut.
“Belum (diperiksa dua anak yang diduga terlibat dalam peristiwa tersebut),” kata Rita, saat dihubungi, Kamis (11/6/2026).
Rita menerangkan pihaknya saat ini masih melakukan serangkaian penyelidikan, termasuk memeriksa sejumlah saksi.
“(Jumlah saksi yang diperiksa) masih dalam proses ya. Masih dalam lidik ya. Karena kami lagi mengumpulkan semua bukti-bukti yang ada, terus saksi-saksi juga,” ungkap Rita.
Rita menerangkan saat ini pihaknya juga masih mendalami soal dugaan ada atau tidaknya unsur kesengajaan dalam peristiwa yang terjadi.
“Kami lagi mendalami terkait itu. Apakah itu kesengajaan atau enggak. Mereka tahu bahwa tiang itu ada listrik atau dia tidak mengetahui tiang itu ada listrik. Itu masih kami dalami ya,” jelasnya.
Sebelumnya viral sebuah video di media sosial yang memperlihatkan seorang anak laki-laki diduga dibully oleh dua rekannya hingga kejang-kejang akibat tersetrum tiang listik.
Di video itu tampak korban digotong oleh kedua anak laki-laki ke arah tiang listrik. Setelah itu, tampak korban sempat memberontak, tapi keduanya tetap hendak berupaya menggesekan kelamin korban ke tiang listrik.
Korban terlihat menangis. Sementara itu, kedua anak laki-laki tetap menggesekan kelamin korban ke tiang.
Setelahnya, kedua anak tersebut langsung pergi meninggalkan korban dan tampak korban mengalami kejang-kejang akibat tersetrum listrik.
Korban kaku tak berdaya. Setelahnya dia diseret oleh anak-anak lain menuju ke tengah lapangan dan tetap tidak merespons.
Anak-anak lain di taman tersebut berkerumun di sekeliling korban, tapi kedua terduga pelaku cuek meninggalkan korban.
Tertulis dalam keterangan bahwa korban diketahui sempat koma dan masih menjalani perawatan di rumah sakit. (ars/nsi)




