Herman Deru Ingatkan BBM Subsidi Bukan untuk Semua Orang: Utamakan Warga Miskin

jpnn.com
8 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, PALEMBANG - Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru menegaskan bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi harus digunakan secara tepat sasaran.

Menurutnya, subsidi energi yang diberikan pemerintah diperuntukkan bagi masyarakat berpenghasilan rendah serta kendaraan angkutan niaga yang menjadi penopang aktivitas ekonomi. 

BACA JUGA: Herman Deru Minta Sumarni Pastikan Pembangunan di Muara Enim Tetap Berjalan

Pernyataan tersebur disampaikan menyusul penyesuaian harga Pertamax yang naik dari Rp 12.600 menjadi Rp 16.250 per liter akibat perubahan harga minyak dunia. 

Deru menjelaskan, kebaikan harga Pertamax merupakan hal yang wajar karena termasuk BBM non-subsudi yang mengikuti mekanisme pasar.

BACA JUGA: Hadapi Efisiensi Anggaran 50%, Herman Deru Perkuat Sinergi Fiskal

Dia menegaskan masyarakat tidak perlu khawatir selama harga BBM bersubsidi seperti Pertalite tetap stabil. 

"Pertamax memang mengikuti harga minyak dunia. Yang terpenting, BBM subsidi tidak mengalami kenaikan, sehingga tetap bisa membantu masyarakat yang membutuhkan," ungkap Deru, Kamis (11/6/2026). 

BACA JUGA: Herman Deru Pastikan ASN Berstatus Tersangka akan Dibebastugaskan

Deru juga mengajak pemilik kendaraan pribadi yang memiliki kemampuan ekonomi lebih baik untuk tidak beralih menggunakan BBM subsidi.

Menurutnya, langkah tersebut penting agar hak masyarakat yang benar-benar membutuhkan tetap terjaga. 

"Subsidi harus nikmati oleh kelompok yang berhak, termasuk masyarakat kurang mampu dan kendaraan niaga. Karena itu dibutuhkan kesadaran bersama agar penyalurannya tepat sasaran," kata Deru. 

Di sisi lain, Deru memastikan kondisi ekonomi Sumatera Selatan masih berada pada jalur positif.

Pertumbuhan ekonomi daerah tetap berada di atas lima pesan, sedangkan angka kemiskinan dan inflasi menunjukkan tren yang terkendali. 

Dia menambahkan, meski penguatan dolar AS berdampak pada sejumlah sektor, kondisi tersebut justru memberi keuntungan bagi sebagian komoditas ekspor, termasuk karet yang mengalami kenaikan harga di pasar internasional. 

Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan lanjut, Deru, akan terus melakukan berbagai langkah pengendalian harga dan menjaga daya beli masyarakat agar aktivitas ekonomi tetap tumbuh stabil di tengah dinamika global. 

"Kami ingin masyarakat tetap memiliki daya beli yang kuat, inflasi terjaga dan pertumbuhan ekonomi terus bergerak positif," pungkas Herman Deru. (mcr35/jpnn) 

BACA ARTIKEL LAINNYA... Kasus Bibir Sumbing Sumsel Tinggi, Herman Deru Minta Pemda Gerak Cepat


Redaktur : Dedi Sofian
Reporter : Cuci Hati


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Resmi Pimpin PKB Takalar, Hengky Yasin Target Tambah Kursi dan Perkuat Struktur hingga Desa
• 4 jam laluharianfajar
thumb
Pemerintah Akan Bangun 100 Sekolah Nasional Terintegrasi
• 3 jam lalukompas.com
thumb
RI serukan Iran-AS redakan ketegangan usai eskalasi di Selat Hormuz
• 8 jam laluantaranews.com
thumb
Mariano Peralta Pamit dari Borneo FC, Tinggalkan Pesan Menyentuh
• 15 jam lalueranasional.com
thumb
Paradigma Baru Investasi Panas Bumi Indonesia
• 15 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.