Ringkasan Berita:
- Ribuan warga memadati Job Fair Tulungagung yang digelar Disnakertrans di Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso.
- Sebanyak 47 perusahaan membuka sekitar 3.750 lowongan kerja bagi pencari kerja.
- Lowongan tersedia untuk penempatan di dalam negeri maupun luar negeri.
- Disnakertrans menargetkan Job Fair mampu menurunkan angka pengangguran terbuka di Tulungagung hingga 1 persen.
Tulungagung (beritajatim.com) – Ribuan warga Tulungagung memadati Pendopo Kongas Arum Kusumaning Bongso untuk mengikuti Job Fair yang digelar Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Tulungagung, Kamis (11/6/2026). Sebanyak 47 perusahaan membuka sekitar 3.750 lowongan kerja dalam kegiatan tersebut yang diharapkan mampu menekan angka tingkat pengangguran terbuka di Kabupaten Tulungagung.
Job Fair merupakan kegiatan rutin tahunan yang dilaksanakan Disnakertrans Tulungagung. Kegiatan ini menjadi wadah yang mempertemukan perusahaan dengan para pencari kerja.
“Kegiatan ini menjadi momen penting. Karena perusahaan membutuhkan tenaga kerja dan masyarakat butuh pekerjaan,” ujar Kepala Disnakertrans Tulungagung, Tri Hariadi, Kamis (11/6/2026).
Total 47 perusahaan menjadi peserta dalam kegiatan tersebut dengan estimasi 3.750 lowongan kerja yang dibuka bagi para pencari kerja di Tulungagung.
“Bagi lulusan SMK, SMA sederajat dan masyarakat Tulungagung bisa mendatangi Job Fair untuk mencari lowongan kerja,” terangnya.
Peluang kerja yang disediakan berada di dalam negeri hingga luar negeri. Melalui Job Fair ini diharapkan semakin banyak masyarakat yang memperoleh pekerjaan sehingga dapat membantu mengurangi angka pengangguran terbuka di Tulungagung.
“Angka tingkat pengangguran terbuka di Tulungagung mencapai 4,02 persen. Angka tersebut masih berada di atas rata-rata Jawa Timur,” jelasnya.
Dengan adanya Job Fair, Disnakertrans berharap mampu menurunkan angka tingkat pengangguran terbuka di Tulungagung. Hariadi memproyeksikan apabila peluang kerja sebanyak 3.750 posisi dapat dimanfaatkan secara maksimal, maka angka pengangguran terbuka bisa turun hingga 1 persen.
“Penurunan 1 pesen angka tingkat pengangguran terbuka di Tulungagung sangat berarti. Mengingat jumlah pengangguran masih banyak,” paparnya.
Hariadi menambahkan, naik atau turunnya angka tingkat pengangguran terbuka dipengaruhi banyak faktor, salah satunya tingginya jumlah lulusan sekolah yang belum memperoleh pekerjaan.
“Masih banyak lulusan sekolah yang belum mendapat kesempatan kerja. Oleh karena itu Job Fair menjadi sangat penting untuk membuka peluang bagi mereka,” pungkasnya. [nm/beq]




