Donald Trump Buka Suara terkait Wasit Somalia yang Ditolak Masuk AS

harianfajar
5 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, JAKARTA – Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump buka suara terkait kasus visa wasit Somalia menjelang Piala Dunia 2026. Omar Artan sempat mendapat visa, namun ditolak masuk AS setelah tiba di negara tersebut.

Kasus ini memicu perhatian internasional. Menyoroti prosedur keamanan perbatasan dan persiapan turnamen global. Trump menegaskan pemerintahannya memprioritaskan keamanan. Sambil meninjau setiap persoalan yang muncul menjelang Piala Dunia.

Wasit terbaik Afrika 2025 Omar Artan menghadapi penolakan setelah tiba di Amerika Serikat pekan lalu. Menurut pihak Bea Cukai dan Perlindungan Perbatasan AS, pemeriksaan lanjutan menemukan adanya masalah verifikasi. Makanya, Artan tidak diizinkan masuk.

Saat berbicara di Ruang Oval, Trump menyatakan, “Kami bekerja sama dengan sangat cermat untuk memastikan orang-orang yang tepat datang ke negara kami,” dikutip dari The Hill.

Keputusan ini memaksa Artan kembali ke Mogadishu pada Rabu (10/6/2026), di mana ia disambut hangat oleh negaranya.

Meski gagal bertugas di Piala Dunia 2026, Artan tetap menegaskan tekadnya.

“Saya berjanji, insyaallah, bahwa saya akan menghadiri event berikutnya. Saya ingin masyarakat Somalia tenang dan tetap percaya diri,” kata Artan saat tiba di Mogadishu.

Insiden ini juga memengaruhi suasana di antara atlet lain. Penyerang Iran, Mehdi Taremi, merasakan ketegangan yang berbeda dari tiga pengalaman Piala Dunia sebelumnya.

“Saya sudah tiga kali mengikuti Piala Dunia… Sayangnya, saya tidak merasakannya saat ini. Ada banyak ketegangan… karena tindakan seperti (penolakan visa),” ungkap Taremi.

Komentar Presiden FIFA

FIFA menanggapi situasi dengan tenang. Presiden FIFA, Gianni Infantino, meminta penggemar tetap rileks menjelang turnamen, meski kontroversi muncul.

Dalam konferensi pers peluncuran Piala Dunia 2026, Infantino menekankan, FIFA tidak memiliki kewenangan memaksa pemerintah AS mengizinkan Artan masuk.

“Kita bukan raja dunia,” tegas Infantino, sambil memastikan semua masalah dipantau agar turnamen tetap berjalan lancar.

Turnamen Piala Dunia 2026 akan berlangsung di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko, meski sejumlah isu geopolitik dan kasus visa menambah sorotan internasional. (*)


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jurnalis Italia Ungkap Gali Freitas Berpotensi Tinggalkan Persebaya, PSS Jadi Pelabuhan Baru?
• 14 jam lalubola.com
thumb
5 Pegawai BPK Kena OTT KPK terkait Kasus Muara Enim
• 15 jam lalujpnn.com
thumb
FIFA Diberikan Ultimatum, Iran Ancam Stop Pertandingan di Piala Dunia 2026
• 7 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Suporter Thailand Panik Jelang Piala Asia 2027: Takut Dibantai Timnas Indonesia jika Anthony Hudson Bertahan
• 9 jam lalubola.com
thumb
Pramono: JFK 2026 Jadi Istimewa karena Jelang HUT ke -500 tahun Jakarta
• 5 menit laluokezone.com
Berhasil disimpan.