Perkuat Ketahanan Energi, Wadirut Pertamina Tekankan Urgensi Kolaborasi Lintas Bisnis

kompas.tv
3 jam lalu
Cover Berita
Wakil Direktur Utama Pertamina Oki Muraza bersama Direktur Utama Pertamina EP Regional Jawa Rachmat Hidajat dan GM Zona 7 Regional Jawa Julfrinson Alfredo Sinaga melihat fasilitas controll room OPF Balongan PHE ONWJ saat melakukan Management Walktrough di Indramayu, Jawa Barat pada Jumat (5/6/2026). (Sumber: Dok. Pertamina)

KOMPAS.TV - Wakil Direktur Utama PT Pertamina (Persero), Oki Muraza, menegaskan pentingnya sinergi antar-subholding dan unit bisnis Pertamina dalam memperkuat ketahanan energi nasional, khususnya untuk memenuhi tingginya kebutuhan energi di Pulau Jawa.

Pesan tersebut disampaikan Oki saat melakukan Management Walkthrough (MWT) ke sejumlah fasilitas operasional Pertamina di Jawa pada Jumat (5/6/2026).

Kunjungan mencakup Early Production Facility (EPF) Struktur Akasia Prima (AKP) di Lapangan Jatibarang yang dikelola PT Pertamina EP, Onshore Processing Facility (OPF) Balongan yang dioperasikan PHE Offshore North West Java (ONWJ), serta fasilitas Pertamina Patra Niaga di Kilang Balongan.

Menurut Oki, seluruh entitas di lingkungan Pertamina harus bergerak dalam semangat One Pertamina agar berbagai tantangan operasional dapat diselesaikan secara bersama-sama. “Pertamina adalah satu kesatuan. Kalau ada masalah, kita selesaikan bersama-sama. Kita cari solusinya bersama dengan semangat One Pertamina,” kata Oki.

Ia menilai Pulau Jawa merupakan wilayah dengan kebutuhan energi terbesar di Indonesia sehingga diperlukan kolaborasi yang kuat dari sektor hulu hingga hilir. Sinergi tersebut tidak hanya diperlukan untuk meningkatkan produksi minyak, tetapi juga memastikan pasokan gas bumi bagi masyarakat dan industri tetap terjaga.

“Klaster Jawa memiliki kebutuhan energi yang sangat besar. Karena itu, seluruh lini harus bersinergi, mulai dari hulu hingga hilir, baik dalam memenuhi kebutuhan minyak maupun gas bumi,” ujarnya.

Kilang Balongan merupakan kilang dengan kompleksitas paling tinggi yang dimiliki oleh Pertamina. Kilang dengan kapasitas pengolahan mencapai 150 ribu barrel per hari ini mampu menghasilkan produk-produk berkualitas tinggi. Produk BBM yang dihasilkannya terutama ditujukan untuk memenuhi kebutuhan BBM di Jawa Bagian Barat.

Sementara lapangan Jatibarang adalah bagian dari aset strategis hulu migas Pertamina EP, salah satu anak perusahaan PT Pertamina Hulu Energi, dengan wilayah operasi yang mencakup tiga kabupaten, yakni Indramayu, Cirebon, dan Majalengka. Pengembangan struktur Akasia Prima di lapangan ini merupakah salah satu langkah untuk memperkuat pencapaian ketahanan energi nasional.

Selanjutnya, OPF Balongan merupakan fasilitas pemrosesan gas yang berada di Balongan, Kabupaten Indramayu. Fasilitas yang beroperasi sejak 2014 ini memroses gas bumi hasil produksi dari lapangan lepas pantai PHE ONWJ sebelum disalurkan ke konsumen. Fasilitas ini memiliki kapasitas pemrosesan gas bumi sampai 40 juta standar kaki kubik per hari (MMSCFD).

Dalam kunjungan tersebut, Oki juga mengingatkan pentingnya percepatan eksekusi program kerja yang telah direncanakan perusahaan. Menurut dia, berbagai target dan strategi telah disusun sehingga seluruh insan Pertamina perlu fokus pada implementasi dan penyelesaian pekerjaan secara bertahap.

Penulis : Iqbal-Tawakal

1
2
Show All

Sumber : Kompas TV

Tag
  • Pertamina
  • Kilang Balongan
  • Oki Muraza
  • Ketahanan energi nasional
  • Advertorial
Selengkapnya


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Pemprov DKI Jakarta Harap FJGS 2026 Pacu Pertumbuhan Ekonomi Masyarakat
• 22 jam lalutvonenews.com
thumb
Terima Suap Rp15 Juta dan Urus Perkara, Hakim PN Cilacap Dipecat
• 20 jam lalurctiplus.com
thumb
Pramono Bicara Kasus Perudungan Anak Hingga Pingsan
• 5 jam lalutvonenews.com
thumb
IHSG Diprediksi Naik ke 6.100, Analis Jagokan Saham ICBP, INDF, hingga PGAS
• 13 jam lalukatadata.co.id
thumb
Trump Sebut Iran Harus Tanggung Akibat dari Perundingan yang Tak Kunjung Capai Kesepakatan
• 21 jam lalukompas.tv
Berhasil disimpan.