JAKARTA, DISWAY.ID -- Founder Disway Group, Dahlan Iskan, menyampaikan, para kepala daerah saat ini menghadapi tengah menghadapi berbagai tantangan dalam menjalankan pemerintahan di era otonomi daerah.
Hal itu disampaikan saat sambutannya di acara Disway Award Top Leader Award yang digelar di Hotel JW Marriott, Jakarta Selatan, Kamis, 11 Juni 2026.
Di depan para pemimpin daerah yang hadir, Dahlan menyebut, tantangan yang dihadapi para kepala daerah saat ini sangat berat, bahkan ada yang menganggap otonomi telah mati.
BACA JUGA:Apresiasi Disway Top Regional Leader Awards, Menkop Ferry Ungkap Progres Koperasi Desa Merah Putih
Dalam kesempatan itu, Dahlan menceritakan keluhan yang didengar angsung dari seorang Bupati.
"Nah, minggu ini saya mendengar ada seorang bupati yang mengatakan bahwa otonomi sudah mati. Dan otonomi daerah sudah mati," ungkapnya.
"Kebetulan, dia bupati yang dulunya pemimpin redaksi media kami, jadi saya tahu juga kondisinya. Dan bahwa sekarang begitu banyak kesulitan yang dialami oleh para kepala daerah," sambung Dahlan Iskan.
Menurutnya, adanya kesulitan regulasi yang dari pusat. Kendati begiu, ia tetap optimis dengan kondisi saat ini.
BACA JUGA:Momen Dahlan Iskan Sambut Kepala Daerah di DNN Top Regional Leader Awards 2026
"Mungkin juga ada hikmahnya, siapa tahu dalam pilkadanya yang akan datang, para calon kepala daerahnya berkurang. Atau pemerintah pusat punya pikiran bahwa enggak apa-apa para kepala daerah ini dibuat sulit, toh yang pengin jadi bupati dan wali kota juga masih banyak," paparnya.
Meski begitu, Dahlan menilai masa-masa sulit ini akan menyaring para pemimpin yang tangguh melalui sebuah proses yang ia sebut sebagai sekolah penderitaan.
"Nah, ini antara lain kenapa kita memberikan penghargaan karena kami tahu bahwa saat-saat yang paling sulit seperti ini, toh tetap akan lahir beberapa kepala daerah yang istimewa. Anggap saja ini para kepala daerah lagi mengikuti masa-masa, school of suffering, sekolah penderitaan. Dan dari situ akan lahir para kepala daerah yang istimewa, yang nanti akan kita lihat bentuk-bentuk kemajuannya," pungkas Dahlan.





