Mendikdasmen Ajak Prabowo Hadiri Wisuda 12.500 Guru yang Dapat Beasiswa S1

kompas.com
17 jam lalu
Cover Berita

JAKARTA, KOMPAS.com - Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen) Abdul Mu’ti mengundang Presiden RI Prabowo Subianto menghadiri wisuda 12.500 guru yang pernah mendapat beasiswa untuk melanjutkan Sarjana (S1) pada 2025 lalu.

Mu’ti mengatakan sebagian besar guru peserta beasiswa akan lulus dan wisuda pada tahun ini.

"Kami rencanakan kalau nanti sudah selesai semua yang 12.500, kami harapkan nanti kami mohon tadi kepada Bapak Presiden untuk dapat mewisuda 12.500 guru yang mendapatkan beasiswa S1 dengan sistem RPL," kata Mu'ti di Istana Merdeka, Jakarta Pusat, Kamis (11/6/2026).

Baca juga: Komisi II DPR Dorong Gaji PPPK Guru dan Nakes Ditanggung APBN

Menurutnya, para guru itu mendapat beasiswa S1 senilai Rp 3 juta per semester.

Mu'ti mengatakan program beasiswa guru tersebut akan kembali digelar pada tahun 2026 ini dengan nominal yang sama dengan tahun lalu.

Tujuan dari beasiswa ini, kata Mu'ti, adalah untuk kesejahteraan dan peningkatan kualitas guru.

"Nah tahun ini kami mengalokasikan beasiswa untuk guru yang belum D4 atau S1 sebanyak 150.000 guru dengan nominal beasiswa sama dengan yang tahun 2025, 3 juta per semester dan sekarang masih proses pendaftaran karena kami masih terus menunggu para guru untuk dapat mengikuti program ini," jelasnya.

Baca juga: Prabowo Ingatkan Siswa Sekolah Rakyat di Bali: Belajar Disiplin, Patuh Sama Guru

Mu'ti: Tunjangan guru sudah naik

Selain beasiswa, Prabowo juga menegaskan komitmennya untuk menyejahterakan guru lewat kenaikan tunjangan guru.

.ads-partner-wrap > div { background: transparent; } #div-gpt-ad-Zone_OSM { position: sticky; position: -webkit-sticky; width:100%; height:100%; display:-webkit-box; display:-ms-flexbox; display:flex; -webkit-box-align:center; -ms-flex-align:center; align-items:center; -webkit-box-pack:center; -ms-flex-pack:center; justify-content:center; top: 100px; }

Pemerintah juga membuat skema langsung mengirim (transfer) tunjangan dan gaji itu ke rekening guru setiap bulan.

"Tunjangan guru sekali lagi sudah dinaikkan dari yang guru non-ASN tunjangannya dinaikkan dari 1,5 juta menjadi 2 juta, dan kemudian guru ASN tunjangannya sebesar gaji pokok," ungkapnya.

KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Jose Mourinho Comeback ke Real Madrid, Siap Kembalikan Masa Kejayaan?
• 4 jam lalukumparan.com
thumb
Praz Teguh Akui Terima Uang Saku Hanania Travel: Tak Tahu Duitnya Berasal dari Mana
• 21 jam lalukompas.com
thumb
Taman Kramat Jakpus TKP Bocah Di-bully hingga Kesetrum Kini Ditutup
• 2 jam laludetik.com
thumb
Indonesia Kembali Mengoperasikan Aset Migas di Venezuela untuk Perkuat Sumber Energi Alternatif
• 7 jam lalupantau.com
thumb
Menhub Respons Usulan Kenaikan Tarif Pesawat: TBA Masih Dikaji
• 22 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.