JAKARTA, DISWAY.ID -- Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Ditjen Bimas Islam) Kementerian Agama meluncurkan 16 program Peaceful Muharam 1448 H yang dirancang untuk memperkuat kemaslahatan umat melalui pendekatan spiritual, sosial, kemanusiaan, pendidikan, ekonomi, dan lingkungan.
Peluncuran program dilakukan dalam kegiatan Bimas Islam Talks: Peaceful Muharam 1448 H-Public Expose Kolaborasi Lembaga Filantropi Islam di Aula Utama Kementerian Agama, Jakarta, Kamis, 11 Juni 2026.
Kegiatan ini dihadiri mitra strategis, lembaga filantropi Islam, pengelola masjid, serta berbagai unsur masyarakat yang terlibat dalam pelaksanaan program.
BACA JUGA:Mendikdasmen: Tunjangan Guru Non-ASN Naik Jadi Rp2 Juta per Bulan, Cair Langsung ke Rekening
Direktur Jenderal Bimas Islam, Abu Rokhmad, mengungkapkan, Peaceful Muharam tidak hanya disiapkan sebagai agenda seremonial, tetapi sebagai gerakan bersama yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Peaceful Muharam harus menjadi ruang untuk menebar maslahat dan menguatkan umat. Karena itu, seluruh program yang disiapkan diarahkan agar memberikan dampak sosial yang dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” ujar Abu.
Menurutnya, tema Menebar Maslahat, Menguatkan Umat dipilih untuk menegaskan bahwa nilai-nilai keagamaan perlu diwujudkan dalam aksi nyata yang menghadirkan kedamaian, kepedulian, dan pemberdayaan.
Karena itu, berbagai kegiatan dirancang menyasar beragam kelompok masyarakat, mulai dari generasi muda, keluarga, penyandang disabilitas, hingga komunitas masjid.
Abu menjelaskan, sebanyak 16 program telah disiapkan dalam rangkaian Peaceful Muharam 1448 H.
BACA JUGA:Mendikdasmen: Tunjangan Guru Non-ASN Naik Jadi Rp2 Juta per Bulan, Cair Langsung ke Rekening
Program tersebut meliputi Bimas Islam Talks, Peringatan Tahun Baru Islam, Muharaman Bersama Gen Z, 100.000 Khataman Al-Qur'an dan Doa Bersama untuk Bangsa, CFD Peaceful Muharam, Lebaran Yatim dan Disabilitas.
Lainnya, Nikah Fest dan Islamic Wedding Expo, CFD SIGAP Mas, Festival Muharam Internasional, Indonesia Berkiblat, MILFEST 1448 H, RECONNECT, Gerakan Bersih-Bersih Masjid, dan Gerakan Nasional Hijrah dari Israf dan Tabdzir.
Selain itu, Bimas Islam juga menggelar kegiatan Halal Goes to Campus dan kolaborasi dalam penyelenggaraan Halal Brands and Food Expo.
Ia mengatakan, seluruh program tersebut disusun untuk membangun masyarakat yang damai, peduli, dan berdaya, sekaligus memperkuat peran agama dalam menjawab berbagai persoalan sosial.
“Agama harus hadir dalam kehidupan masyarakat, bukan hanya dalam bentuk ritual, tetapi juga melalui kontribusi nyata terhadap persoalan kemanusiaan, lingkungan, keluarga, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi umat,” katanya.
- 1
- 2
- »





