Menkop Ungkap Ada Kendala Bangun Kopdes Merah Putih di Perkotaan, Sulit Dipenuhi

jpnn.com
11 jam lalu
Cover Berita

jpnn.com, JAKARTA - Menteri Koperasi Ferry Juliantono blak-blakan mengungkap hambatan utama program strategis Koperasi Desa Merah Putih di area perkotaan, Kamis (11/6).

Di hadapan Komisi VI DPR RI, Ferry menyebut syarat mutlak kepemilikan lahan seluas 1.000 meter persegi menjadi batu sandungan besar dalam realisasi infrastruktur di lapangan.

BACA JUGA: Demi Ekonomi Kerakyatan, Sekda Sumsel Dukung Penuh Koperasi Merah Putih Besutan Prabowo

Ferry, dalam rapat kerja dengan Komisi VI DPR RI di Jakarta, Kamis, mengatakan salah satu syarat pembangunan fisik KDMP adalah ketersediaan lahan seluas sekitar 1.000 meter persegi. Namun ketentuan tersebut sulit dipenuhi, terutama di kawasan perkotaan.

Menurut dia, pemerintah telah melaporkan kondisi tersebut kepada Presiden dan memutuskan untuk melakukan pembangunan KDMP secara bertahap.

BACA JUGA: Purbaya Pastikan Gaji Manajer Koperasi Merah Putih Tak Membikin Negara Kian Defisit

"Oleh karena itu, kami sudah sampaikan ke Bapak Presiden bahwa sekarang kita fokus mungkin paling banyak di 40 ribu titik," ujarnya.

Ferry menegaskan pemerintah tidak akan memaksakan target pembangunan 80 ribu KDMP dalam waktu singkat. Ia menegaskan bahwa pemerintah akan mengedepankan kualitas operasional koperasi yang dibentuk.

BACA JUGA: Bamsoet Dorong Penggunaan Merek Kolektif untuk Memperkuat Koperasi Merah Putih

Ia mengatakan pemerintah saat ini tengah mengkaji penyesuaian desain pembangunan KDMP di wilayah perkotaan.

Salah satu opsi yang dipertimbangkan adalah melonggarkan ketentuan luas lahan serta menerapkan konsep bangunan vertikal.

Selain itu Ferry menyebut pemerintah juga mempertimbangkan penyesuaian pembangunan fisik Koperasi Merah Putih pada desa atau kelurahan dengan jumlah penduduk yang relatif sedikit.

"Kita akan buat modifikasi untuk penyediaan tanah-tanah yang di kota-kota itu bisa jadi ukurannya lebih kecil dan bisa bangunannya dibuat vertikal juga memungkinkan," ujarnya.

Pemerintah terus mempercepat operasionalisasi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih di berbagai daerah, setelah sebelumnya meluncurkan operasionalisasi 1.061 Koperasi Merah Putih di Jawa Tengah dan Jawa Timur sebagai tahap awal implementasi program tersebut.

Pemerintah juga berencana meresmikan operasional koperasi secara bertahap dengan target hingga 40 ribu unit dapat beroperasi pada akhir 2026.

Hingga saat ini, sebanyak 83 ribu koperasi telah berbadan hukum, dengan 12.533 unit di antaranya telah menyelesaikan pembangunan fisik dan 22.737 unit lainnya masih dalam proses pembangunan.(antara/jpnn)


Redaktur & Reporter : Budianto Hutahaean


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Kapolsek Jatisampurna Ajak Warga Aktifkan Siskamling Lewat Program “Jaga Jakarta On The Spot”
• 20 jam lalurealita.co
thumb
5 Cara Mengatasi Komedo di Dagu yang Tak Kunjung Hilang
• 1 jam lalukumparan.com
thumb
Demi Motor Rp1 Juta, Residivis di Sragen Habisi Nyawa Bocah Kelas 5 SD
• 15 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Jemaah Haji Kloter 06 Asal Kalteng Tiba di Debarkasi Banjarmasin
• 13 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Ibu Bocah yang Kesetrum di Senen: Anak Saya Dirundung-Dipalak Sebelum Dianiaya
• 19 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.