Survei ungkap UKM Singapura waspada terhadap ekspansi luar negeri

antaranews.com
4 jam lalu
Cover Berita
Singapura (ANTARA) - Usaha kecil dan menengah (UKM) di Singapura merupakan sektor yang paling tidak optimistis secara global dalam hal ekspansi internasional di tengah ketidakpastian geopolitik dan ekonomi yang terus berlanjut, demikian menurut survei yang dilakukan jaringan akuntansi internasional Kreston Global yang diungkap pada Kamis (11/6).

Perusahaan survei tersebut menyatakan dalam sebuah pernyataan bahwa laporan mereka menemukan para pemimpin bisnis di Singapura menilai tingkat optimisme terhadap ekspansi ke luar negeri sebesar 7,2 dari 10, berada di bawah rata-rata global yang mencapai 8,2.

Meskipun sentimen cenderung berhati-hati, sebanyak 66 persen responden memprediksi kondisi untuk ekspansi bisnis internasional akan membaik dalam dua hingga tiga tahun ke depan, walaupun angka itu masih di bawah 86 persen yang tercatat di antara UKM-UKM seluruh dunia.

Kendati para pengusaha internasional di Singapura termotivasi oleh pertumbuhan pasar dan peluang keunggulan kompetitif, 40 persen di antara mereka memperkirakan ekspansi ke luar negeri saat ini akan sangat sulit atau agak sulit untuk dilakukan.

Ketidakstabilan geopolitik muncul sebagai kekhawatiran utama yang disebutkan oleh 52 persen responden, angka tertinggi di antara seluruh pasar yang disurvei. Gangguan rantai pasokan diidentifikasi oleh 43 persen responden, sementara 42 persen lainnya menyoroti kenaikan biaya terkait tarif.

Helmi Talib selaku managing partner di Kreston Helmi Talib, menyebutkan ekonomi Singapura yang sangat bergantung pada perdagangan membuatnya sangat rentan terhadap gangguan global sehingga mendorong para pelaku usaha untuk mengadopsi pendekatan yang lebih selektif dalam hal pertumbuhan internasional, meskipun mereka tetap mempertahankan ambisi ekspansi.

Survei tersebut juga mengungkap bahwa perusahaan-perusahaan Singapura memiliki pandangan yang relatif terukur terhadap kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) dalam ekspansi ke luar negeri.

Meskipun 97 persen responden mengatakan bahwa AI memengaruhi strategi ekspansi mereka, hanya 52 persen yang menilai dampaknya signifikan atau sangat signifikan.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Liberty 5 Pro Series, Perangkat Audio yang Dirancang untuk Mobilitas Tinggi, Intip Yuk Beauty!
• 50 menit laluherstory.co.id
thumb
Studi Oxford 2026: McDonald’s Indonesia Tumbuhkan Lapangan Kerja Tiga Kali Lipat
• 3 jam lalukumparan.com
thumb
Pemerintah Pastikan Harga Cabai Tetap Menguntungkan Petani dan Stabil bagi Konsumen
• 23 jam lalupantau.com
thumb
Indonesia Kembali Mengoperasikan Aset Migas di Venezuela untuk Perkuat Sumber Energi Alternatif
• 6 jam lalupantau.com
thumb
Kasus Suap Bupati Muara Enim Edison Berawal dari Temuan BPK, Begini Ceritanya
• 11 jam lalujpnn.com
Berhasil disimpan.