5 Debt Collector di Gunungkidul Ditangkap, Terlibat Penganiayaan Bawa Sajam

rctiplus.com
4 jam lalu
Cover Berita
5 Debt Collector di Gunungkidul Ditangkap, Terlibat Penganiayaan Bawa SajamNasional | inews | Jum'at, 12 Juni 2026 - 08:34Dengarkan Berita

GUNUNGKIDUL, iNews.id – Polres Gunungkidul menangkap lima orang penagih utang (debt collector) yang diduga terlibat kasus penganiayaan dan kepemilikan senjata tajam. Penganiayaan terjadi saat melakukan penagihan utang di wilayah Ponjong, Gunungkidul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).

Kasus yang viral di media sosial tersebut bermula dari penagihan tunggakan kredit HP senilai Rp350.000. Peristiwa itu terjadi pada 4 Juni 2026 dan dilaporkan oleh warga Dusun Asemlulang.

Berdasarkan hasil penyelidikan, debitur berinisial TN, warga Kalurahan Sidorejo, Kecamatan Ponjong, sebelumnya mengambil kredit HP dengan skema pembayaran selama 24 bulan sebesar Rp350.000 per bulan. 

Dari total angsuran, TN diketahui telah membayar sebanyak 23 kali dan hanya menyisakan satu kali pembayaran. Karena tunggakan tersebut, lima debt collector mendatangi rumah TN untuk melakukan penagihan. 

Saat tiba di lokasi, TN tidak berada di rumah. Kondisi itu memicu cekcok yang berujung dugaan penganiayaan terhadap anggota keluarga TN.

Baca Juga:Sidang Tuntutan Nadiem Makarim Digelar 13 Mei 2026

Warga yang berada di lokasi kemudian menemukan sejumlah senjata tajam di dalam kendaraan rombongan debt collector. Penemuan tersebut langsung dilaporkan ke polisi.

Petugas Satreskrim Polres Gunungkidul yang datang ke lokasi kemudian memeriksa kendaraan yang digunakan para penagih utang. 

Hasil penggeledahan, polisi menemukan satu bilah celurit, empat bilah pedang katana, dan satu tongkat yang disimpan di dalam tas.

Selain menangkap lima orang yang berada dalam rombongan tersebut, polisi juga menyita sejumlah barang bukti berupa satu unit mobil, senjata tajam, dokumen kendaraan, sepeda motor, HP serta barang-barang lain yang berkaitan dengan perkara.

"Tersangka tiga orang, dua kepemilikan senjata tajam dan satu orang melakukan penganiayaan. Dua orang ditahan yang satu lagi tidak ditahan karena penganiayaan ringan," ujar  Kasatreskrim Polres Gunungkidul, AKP Tri Hartanto

Dia mengatakan, hasil penyelidikan menunjukkan kepemilikan senjata tajam tersebut berada pada dua orang yang turut berada di lokasi kejadian.

Baca Juga:BNPB Ungkap Indonesia Peringkat Ketiga Negara dengan Risiko Bencana Tertinggi di Dunia

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 307 Ayat (1) Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2023 tentang Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) dengan ancaman hukuman maksimal tujuh tahun penjara.

Polres Gunungkidul mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan atau mengalami tindak kriminal di lingkungan sekitarnya.

#yogya

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Mendikdasmen: Banyak Dampak Positif, 43 Juta Siswa Ingin MBG Dilanjutkan
• 1 jam laluviva.co.id
thumb
Mensesneg: Dari hasil perhitungan, akan ada pengurangan anggaran MBG
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
Cara Memiliki Hubungan yang Awet Meski LDR
• 22 jam lalubeautynesia.id
thumb
BPOM Dapat Tugas Awasi MBG dan Kopdes, Minta Tambahan Anggaran Rp2,8 Triliun
• 23 jam laluidxchannel.com
thumb
Kita Terlalu Sibuk Mencari Orang Hebat
• 15 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.