Lowongan Kerja Baru Bermunculan di Era AI, Ini 12 Profesi yang Banyak Dicari Perusahaan

viva.co.id
3 jam lalu
Cover Berita

Jakarta, VIVA – Perkembangan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI) mulai mengubah lanskap dunia kerja secara signifikan. Jika dulu banyak orang khawatir teknologi akan menghilangkan lapangan pekerjaan, kini justru semakin banyak lowongan kerja baru yang lahir berkat pesatnya adopsi AI di berbagai sektor industri.

Berbagai perusahaan di dunia saat ini berlomba memanfaatkan AI untuk meningkatkan produktivitas dan efisiensi bisnis. Dampaknya, kebutuhan tenaga kerja dengan keterampilan baru juga ikut meningkat. 

Baca Juga :
Lowongan Kerja Gaji Rp5,7 Juta Dibuka untuk 2.843 Orang, Ini Ketentuan dan Detailnya
Robot Humanoid AI yang Bisa Bekerja seperti Manusia Mulai Masuk RI

Menariknya, tidak semua posisi yang muncul membutuhkan kemampuan coding tingkat tinggi. Sejumlah lowongan kerja baru bahkan terbuka bagi mereka yang memiliki latar belakang bisnis, komunikasi, pemasaran, hingga hukum.

Bagi Anda yang sedang mencari lowongan kerja, berikut ini 12 profesi baru yang semakin banyak dicari perusahaan di era AI, sebagaimana dirangkum dari Mercor, Jumat, 12 Juni 2026.

1. AI Engineer

AI Engineer menjadi salah satu posisi yang paling diburu perusahaan teknologi maupun nonteknologi. Tugas utamanya adalah mengembangkan, melatih, dan mengimplementasikan sistem AI untuk berbagai kebutuhan bisnis. Profesi ini membutuhkan pemahaman tentang machine learning, pemrograman, serta pengelolaan data dalam skala besar.

2. Agentic AI Engineer

Kemunculan AI agent yang mampu bekerja secara mandiri melahirkan profesi baru bernama Agentic AI Engineer. Mereka bertugas membangun sistem AI yang dapat menjalankan berbagai tugas secara otomatis, mulai dari mengelola data hingga membantu proses pengambilan keputusan di perusahaan.

3. AI Trainer

Meski AI semakin canggih, teknologi ini tetap membutuhkan manusia untuk membantu proses pembelajaran. Karena itu, lowongan kerja AI Trainer semakin banyak dibuka. Posisi ini bertugas melatih model AI, mengevaluasi hasil kerja sistem, serta memperbaiki kualitas respons yang dihasilkan.

4. AI Data Annotator

AI tidak dapat bekerja tanpa data yang berkualitas. Di sinilah peran AI Data Annotator menjadi sangat penting. Tugas mereka adalah memberi label pada gambar, video, teks, atau suara yang nantinya digunakan untuk melatih sistem AI agar mampu mengenali pola dengan lebih akurat.

5. AI Product Manager

Banyak perusahaan kini mencari AI Product Manager untuk mengelola pengembangan produk berbasis kecerdasan buatan. Posisi ini menjadi penghubung antara tim teknologi dan tim bisnis agar produk AI yang dikembangkan mampu menjawab kebutuhan pasar.

Baca Juga :
AI Makin Canggih, Ini 6 Cara Teknologi Cerdas Membantu Aktivitas Sehari-hari
Penipuan AI: Cara Mengenali dan Menghindarinya
Daftar Perusahaan yang PHK Karyawan di Juni 2026, Sektor Ini Paling Banyak 'Makan Korban'

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Polisi Temukan Unsur Pelanggaran Kasus 11 Bayi di Rumah Bidan Sleman
• 22 jam lalukumparan.com
thumb
Mobil Hantam Pagar Pembatas Jalan di Pasar Senen Arah Gunung Sahari Jakpus
• 6 jam laludetik.com
thumb
3 Anggota Brimob di NTT Ditusuk Oknum TNI: Propam-Pomal Investigasi
• 19 jam lalukumparan.com
thumb
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
• 20 jam laluokezone.com
thumb
Teddy Sebut Jusuf Kalla Minta Waktu Betemu Prabowo
• 23 jam lalukompas.com
Berhasil disimpan.