Preview Amerika Serikat vs Paraguay: Panggung Pembuktian Pochettino

harianfajar
3 jam lalu
Cover Berita

HARIAN.FAJAR.CO.ID, LOS ANGELES—Amerika Serikat akan menghadapi Paraguay dalam laga perdana Grup D Piala Dunia 2026, Sabtu, 13 Juni, besok pagi. Ada gengsi tuan rumah yang dipertaruhkan dan AS wajib menang di Sofi Stadium, Los Angeles.

Dalam grup yang juga diisi Australia dan Turki, tim asuhan Mauricio Pochettino tahu bahwa hanya finis di dua besar yang akan menjamin mereka lolos ke babak gugur. Makanya, mereka akan berusaha memaksimalkan laga ini.

Selain berusaha memanfaatkan keuntungan bermain di kandang sendiri, Pochettino yang punya waktu hampir dua tahun merencanakan dan mempersiapkan diri menghadapi turnamen ini didukung talenta luar biasa.

Di lini tengah, mereka punya nama-nama tenar seperti Tyler Adams, Weston McKennie, dan Malik Tillman. Sementara di lini depan, mereka diperkuat bintang AC Milan, Christian Pulisic dan Folarin Balogun.

Berkaca pada dua pertandingan terakhir mereka, Pochettino mengirim pesan optimis bahwa kemenangan 3-0 atas Paraguay di pertemuan pertama kedua negara di Piala Dunia 96 tahun lalu bisa mereka ulangi besok pagi.

Setelah meraih kemenangan impresif 3-2 atas Senegal, AS mampu menunjukkan perlawanan sengit melawan Jerman pada pertandingan pemanasan terakhir mereka akhir pekan lalu. Meski kalah 1-2, Pochettino melihat tanda-tanda positif dari Antonee Robinson dkk.

“Secara keseluruhan, saya pikir itu adalah penampilan yang bagus. Saya senang dengan penampilan semua orang. Kami bermain melawan salah satu tim terpenting di dunia,” kata Pochettino dikutip dari Field Level Media.

Pelatih berpaspor Argentina itu menyatakan, mampu mengimbangi permainan juara dunia empat kali seperti Jerman adalah modal bagus untuk turnamen ini.

“Saya pikir kita harus senang dengan itu. Kami bersaing (dan) kurang beruntung. Saya pikir itu adalah pertandingan yang seimbang, statistik yang serupa,” tegasnya.

Kapten AS, Tim Ream sementara itu mengingatkan rekan-rekannya bahwa ini adalah momen spesial di mana mereka akan bermain di kandang sendiri. Makanya, ia menegaskan mereka tidak boleh menyia-nyiakannya.

“Saya telah mencoba memberi tahu para pemain dan menyampaikan pesan di media bahwa ini adalah kesempatan sekali seumur hidup,” ujar Tim Ream.

Ia mengakui bahwa status tuan rumah membuat lebih banyak harapan dan lebih banyak tekanan pada tim. “Tetapi pada saat yang sama, kita harus menikmatinya,” kata sang bek.

Sejak finis di posisi ketiga pada edisi perdana hampir seabad yang lalu, pencapaian terbaik Amerika Serikat adalah melaju hingga perempat final pada tahun 2002. Meski begitu, mereka telah mencapai babak gugur dalam tiga penampilan terakhir mereka.

Pengalaman dan rapor bagus AS melewati fase grup bertolak belakang dengan Paraguay yang baru kembali ke panggung Piala Dunia setelah penantian 16 tahun.

Sebelumnya, Paraguay hanya memenangkan satu dari delapan pertandingan pembuka Piala Dunia mereka. Selain itu, mereka gagal memenangkan dua laga sebelumnya melawan tuan rumah.

Namun, terlepas dari catatan sejarah yang buruk itu, La Albirroja yang memenangkan tiga dari empat pertandingan terakhirnya, termasuk kemenangan kandang 4-0 atas Nikaragua pekan lalu tampaknya cukup siap meladeni AS.

“Saya tidak akan meminta pemain Paraguay mana pun untuk bersikap rasional. Tidak, justru sebaliknya. Kami siap bertarung,” tegas Pelatih Paraguay, Gustavo Alfaro di Field Level Media.

Gustavo Alfaro mengatakan, ia tahu bagaimana rasanya menunggu selama 16 tahun, mengalami frustrasi, patah hati, kutukan, dan menonton Piala Dunia di televisi. Jadi, ia memastikan mereka akan habis-habisan.

“Kami siap memberikan hati kami. Kami siap mengorbankan diri di lapangan. Kami siap menghormati kenangan masa lalu kami,” kata Gustavo Alfaro, pelatih Argentina ketiga yang melatih Paraguay di Piala Dunia.

Untuk Piala Dunia ini, Paraguay mengandalkan bek tengah Sunderland Omar Alderete dan kapten Gustavo Gomez untuk mengawal pertahanan mereka. Sedangkan di lini tengah, mereka punya kreator kunci, Julio Enciso.

Pemain Strasbourg itu kemungkinan akan bergabung dengan Miguel Almiron dan Diego Gomez untuk mendukung striker tunggal Tonny Sanabria, yang merupakan pencetak gol terbanyak La Albirroja di kualifikasi CONMEBOL dengan empat gol.

Terakhir kali kedua negara bertemu pada bulan November 2025 di Philadelphia. Laga persahabatan yang dimenangkan AS dengan skor 2-1 itu banjir kartu dan diwarnai perkelahian. (amr)

Prakiraan Pemain

Amerika Serikat (3-4-2-1): Freese; Freeman, M. Robinson, Ream; Dest, McKennie, Adams, A. Robinson; Pulisic, Tillman; Balogun

Paraguay (4-2-3-1): Gill; Caceres, G. Gomez, Alderete, Alonso; Bobadilla, Cubas; D. Gomez, Enciso, Almiron; Sanabria


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
BEM Se-Indonesia Bakal Aksi Jumat Besok, Bawa Lima Tuntutan
• 19 jam lalujpnn.com
thumb
Tak Gentar, Respons Tegas Beckham Putra usai Dapat Jari Tengah dari Oknum Suporter
• 23 jam laluviva.co.id
thumb
Mengapa Tiba-Tiba Ingin Merapikan Kamar Saat Tugas Menumpuk?
• 11 jam lalukumparan.com
thumb
Senesi Ungkap Alasan Sepakat Gabung Spurs
• 23 jam lalumedcom.id
thumb
BCA Lanjutkan Buyback Saham, Siapkan Dana hingga Rp 5 Triliun
• 19 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.