JAKARTA, DISWAY.ID – Para mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa Universitas Indonesia (BEM UI) dan Front Mahasiswa Nasional dihadang dan dihalangi oleh polisi saat hendak menuju ke Bundaran HI untuk menggelar aksi.
Video video mereka dihalangi diunggah ke Instagram FMN.
Mereka dihadang polisi di Flyover Semanggi.
“Betul, tapi kami berupaya tetap ke titik di Bundaran HI,” kata Grace salah satu staf BEM UI Mahasiswa FHUI kepada Disway.
Tuntutan yang paling kencang disuarakan oleh para mahasiswa adalah hancurnya nilai Rupiah terhadap Dolar AS, Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sarat korupsi, dan harga Pertamax yang naik gila-gilaan. --Disway
BACA JUGA:Foto-Foto Aksi BEM UI Menuju Bundaran HI, Tuntut Tanggungjawab Prabowo atas Rupiah, BBM, MBG
FMN menegaskan kloter pertama massa aksi mahasiswa Universitas Indonesia yang terdiri dari 300 mahasiswa tertahan di kawasan flyover Semanggi, Jakarta.
Rombongan menggunakan enam bus dihadang 100 personel Sabhara dan Brimob saat dalam perjalanan menuju Bundaran HI.
BACA JUGA:15 Bus Mahasiswa BEM UI Geruduk Bundaran HI, Kepung Jakarta Bawa 5 Tuntutan untuk Prabowo
Mahasiswa yang berada dalam rombongan tersebut tidak diperkenankan melanjutkan perjalanan ke lokasi aksi di Bundaran HI. Hingga informasi ini diterbitkan, massa masih berada di lokasi penghadangan.
“Rezim Fasis Prabowo Subianto berupaya memberangus perjuangan rakyat dengan berbagai cara dan kekerasan!” tulis FMN.
BACA JUGA:Besok BEM UI Kepung Bundaran HI, Serukan Massa Berbaju Hitam Usung #MenujuIndonesiaBangkrut
Rombongan BEM UI berangkat dari Kampus UI Depok sekira pukul 11.00 WIB dengan menggunakan 15 bus.
Atas segala permasalahan yang ada, BEM UI mewakili rakyat Indonesia menyatakan muak dan menuntut
BACA JUGA:BEM UI Geruduk Mabes Polri Siang Ini, Tuntut Keadilan untuk Kematian Siswa Tual
- Stop Pemborosan APBN
- Turunkan Harga Kebutuhan Pokok dan BBM
- Hentikan Program MBG dan Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih
- Hentikan Militerisme di Ranah Sipil
- Prabowo berhenti Mengelak dan Akui Kesalahan Pemerintah
- 1
- 2
- »





