Jakarta (ANTARA) - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek), Brian Yuliarto menyoroti pentingnya pendidikan karakter untuk selalu diberikan di perguruan tinggi.
Dalam keterangan di Jakarta, Jumat, Mendiktisaintek menyebut kampus-kampus terbaik dunia membangun kualitas melalui perhatian terhadap hal-hal kecil seperti pada soal kebersihan, keteraturan, dan berbagai hal kecil lainnya.
"Selama empat tahun mahasiswa dibina dan dididik, mereka hidup dalam lingkungan yang membiasakan mereka melihat sesuatu yang baik, tertata, dan disiplin. Ketika nantinya mereka terjun ke masyarakat, mereka akan terdorong untuk melayani dengan cara yang terbaik, sebagaimana mereka dibentuk dan dilayani selama berada di kampus," katanya.
Menteri Brian juga mendorong agar praktik-praktik baik yang telah dibangun di lingkungan kampus, termasuk dalam penanganan sampah dan pengelolaan kebersihan, dapat ditularkan kepada masyarakat sekitar.
Melalui hal ini perguruan tinggi tidak hanya berperan mendidik mahasiswa, tetapi juga menjadi teladan dalam menghadirkan budaya hidup yang tertib, bersih, dan berdampak bagi lingkungan.
Mendiktisaintek juga menegaskan bahwa dosen dan tenaga kependidikan merupakan garda terdepan dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
"Peran dosen tidak hanya mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk cara pandang, etos kerja, karakter, dan semangat berkarya generasi muda, serta membangun investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa," ujarnya.
Terpisah, Presiden RI Prabowo Subianto sebelumnya menekankan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat di berbagai sektor kehidupan.
Oleh karena itu, Kepala Negara menekankan pembangunan sumber daya manusia harus dilakukan secara menyeluruh melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan bagi seluruh lapisan masyarakat.
"Pendidikan yang bisa membuat rakyat sejahtera di semua bidang. Pendidikan, latihan untuk petani, latihan untuk guru, untuk perawat, semua bidang harus kita tingkatkan pendidikan dan latihan." tutur Presiden Prabowo.
Baca juga: RI-Australia kerja sama pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan
Baca juga: Indonesia-Austria perkuat kolaborasi riset dan pendidikan tinggi
Baca juga: Mendiktisaintek: Penerima beasiswa harus jadi talenta berdampak bangsa
Dalam keterangan di Jakarta, Jumat, Mendiktisaintek menyebut kampus-kampus terbaik dunia membangun kualitas melalui perhatian terhadap hal-hal kecil seperti pada soal kebersihan, keteraturan, dan berbagai hal kecil lainnya.
"Selama empat tahun mahasiswa dibina dan dididik, mereka hidup dalam lingkungan yang membiasakan mereka melihat sesuatu yang baik, tertata, dan disiplin. Ketika nantinya mereka terjun ke masyarakat, mereka akan terdorong untuk melayani dengan cara yang terbaik, sebagaimana mereka dibentuk dan dilayani selama berada di kampus," katanya.
Menteri Brian juga mendorong agar praktik-praktik baik yang telah dibangun di lingkungan kampus, termasuk dalam penanganan sampah dan pengelolaan kebersihan, dapat ditularkan kepada masyarakat sekitar.
Melalui hal ini perguruan tinggi tidak hanya berperan mendidik mahasiswa, tetapi juga menjadi teladan dalam menghadirkan budaya hidup yang tertib, bersih, dan berdampak bagi lingkungan.
Mendiktisaintek juga menegaskan bahwa dosen dan tenaga kependidikan merupakan garda terdepan dalam pembangunan sumber daya manusia Indonesia.
"Peran dosen tidak hanya mentransfer ilmu pengetahuan, tetapi juga membentuk cara pandang, etos kerja, karakter, dan semangat berkarya generasi muda, serta membangun investasi jangka panjang bagi masa depan bangsa," ujarnya.
Terpisah, Presiden RI Prabowo Subianto sebelumnya menekankan bahwa pendidikan merupakan kunci utama dalam mewujudkan kesejahteraan rakyat di berbagai sektor kehidupan.
Oleh karena itu, Kepala Negara menekankan pembangunan sumber daya manusia harus dilakukan secara menyeluruh melalui peningkatan kualitas pendidikan dan pelatihan bagi seluruh lapisan masyarakat.
"Pendidikan yang bisa membuat rakyat sejahtera di semua bidang. Pendidikan, latihan untuk petani, latihan untuk guru, untuk perawat, semua bidang harus kita tingkatkan pendidikan dan latihan." tutur Presiden Prabowo.
Baca juga: RI-Australia kerja sama pendidikan untuk pembangunan berkelanjutan
Baca juga: Indonesia-Austria perkuat kolaborasi riset dan pendidikan tinggi
Baca juga: Mendiktisaintek: Penerima beasiswa harus jadi talenta berdampak bangsa





