JEMBER, ERANASIONAL.COM – Kantor Pelayanan Kekayaan Negara dan Lelang (KPKNL) Jember menyelenggarakan program DJKN Goes to Campus di Politeknik Negeri Jember (Polije), Jumat (12/6/2026). Kegiatan yang berlangsung di Auditorium Vokasi Polije ini bertujuan memperluas wawasan mahasiswa mengenai pengelolaan aset negara dan mekanisme lelang resmi.
Wakil Direktur Bidang Keuangan dan Umum Polije, Dr. Yossi Wibisono, S.TP., M.P., menyambut positif pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, kegiatan ini selaras dengan upaya penguatan pendidikan vokasi yang mengedepankan pengalaman praktis serta kemitraan dengan instansi pemerintah dan dunia kerja.
“Kegiatan ini sejalan dengan arah pengembangan pendidikan vokasi yang menekankan pembelajaran berbasis praktik dan kolaborasi dengan dunia kerja,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Kepala KPKNL Jember Wahyu Nendro menjelaskan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari peringatan 118 Tahun Lelang Indonesia. Melalui kuliah tamu dan simulasi lelang, peserta diperkenalkan pada prosedur, regulasi, serta manfaat lelang negara secara langsung.
“Kegiatan DJKN Goes to Campus yang diselenggarakan dalam rangka memperingati 118 Tahun Lelang Indonesia dikemas dalam bentuk kuliah tamu,” kata Wahyu Nendro.
Sementara itu, Ketua Jurusan Bisnis Polije Dessy Putri Andini, S.E., M.M. menilai program ini memberikan pengalaman berharga bagi mahasiswa. Selain memperoleh pemahaman mengenai pengelolaan barang milik negara, peserta juga dapat mempraktikkan proses lelang melalui simulasi yang disiapkan panitia.
“Melalui simulasi lelang, mahasiswa tidak hanya memperoleh materi tentang pengelolaan barang milik negara, tetapi juga merasakan tahapan lelang,” tuturnya.
Sebagai bentuk apresiasi, panitia memberikan kesempatan kepada pemenang simulasi untuk membawa pulang objek lelang tanpa biaya. Melalui kegiatan ini, Polije berharap mahasiswa semakin memahami tata kelola aset negara sekaligus menumbuhkan nilai integritas dan profesionalisme dalam pengelolaan keuangan publik.





