Iran Bakal Ajukan Syarat Bahas Masalah Nuklir dengan AS

viva.co.id
1 jam lalu
Cover Berita

VIVA – Iran tidak akan mulai bernegosiasi untuk menyelesaikan masalah nuklir sebelum Amerika Serikat memenuhi sejumlah syarat, demikian seperti dilaporkan kantor berita Iran, Mehr, pada Jumat, 12 Juni 2026.

Laporan itu disiarkan setelah ada kabar tentang penerbitan draf memorandum untuk mengakhiri konflik antara Teheran dan Washington.

Baca Juga :
Bocor! Draf Kesepakatan Damai Iran-AS Ungkap Sejumlah Poin Sensitif
Iran Siapkan Daftar Target Baru, Bisnis Elon Musk di Timur Tengah dalam Bahaya

Negosiasi akhir tidak akan dimulai sampai setengah dari dana Iran yang diblokir AS (24 miliar dolar AS atau sekitar Rp427 triliun) dilepaskan, sanksi minyak terhadap Iran ditangguhkan, dan blokade maritim dicabut, lapor Mehr.

Kesepakatan akhir itu akan secara khusus membahas nasib bahan-bahan yang telah diperkaya Iran, kegiatan pengayaan, dan pencabutan sanksi, tambah kantor berita tersebut. Negosiasi mengenai program nuklir Iran baru akan dimulai setelah nota kesepahaman tentang penyelesaian konflik disepakati, kata laporan itu.

Setelah draf nota kesepahaman itu diselesaikan, Amerika Serikat akan diminta untuk sepenuhnya mencabut blokade maritim dalam waktu 30 hari, melepaskan dana Iran yang diblokir, mencabut sanksi atas ekspor minyak Iran, serta menyajikan rencana rekonstruksi untuk Iran senilai sedikitnya 300 miliar dolar AS (sekitar Rp5,33 kuadriliun).

Sebagai bagian dari kesepakatan akhir, yang terpisah dari nota kesepahaman untuk mengakhiri konflik, Iran menuntut pencabutan sanksi langsung AS terhadap Teheran dan sanksi sekunder yang berpengaruh terhadap kerja sama Iran dengan negara lain, lapor Mehr.

Sebelumnya pada 28 Februari, AS dan Israel mulai menyerang target di wilayah Iran hingga menewaskan lebih dari 3.000 orang. Kemudian pada 8 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata, yang secara resmi masih berlaku.

Bersamaan dengan itu, proses negosiasi sedang berlangsung antara Iran dan AS, dengan kedua negara berupaya menyelesaikan kerangka memorandum kesepahaman. Pada saat yang sama, kedua pihak kadang-kadang saling melancarkan serangan terisolasi. (Ant)

Baca Juga :
Pemakaman Ali Khamenei Lagi, Kapan Jenazah Pemimpin Tertinggi Iran Dimakamkan?
Iran: Draf Kesepahaman Akhiri Perang dengan AS Hampir Rampung, Perdamaian Segera Tercapai?
Di Balik Klaim Damai AS-Iran, Netanyahu Dikabarkan Kaget dan Langsung Bahas Isu Ini

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Tak Cukup Hafal Aturan, Integrasi Ilmu Hukum dan Sosiologi Antar Mahasiswa Berbuah Prestasi Nasional
• 23 jam lalutvonenews.com
thumb
Gempa Hari Ini M 3,4 Guncang Jembrana Bali, Berpusat di Laut
• 6 jam lalurctiplus.com
thumb
Mensesneg Sebut Bakal Ada Pengurangan Anggaran MBG
• 17 jam lalurctiplus.com
thumb
Pramono Minta Massa Demo Tak Rusak Fasilitas Umum: Yang Rugi Publik
• 6 jam laludetik.com
thumb
Terpopuler: Motor yang Aman Minum Pertalite, BYD Jadi Sorotan, dan Aturan Knalpot Bising
• 16 jam laluviva.co.id
Berhasil disimpan.