Cara Pemprov DKI Disiplinkan Pelajar Terlibat Tawuran dan Perundungan

metrotvnews.com
20 jam lalu
Cover Berita

Jakarta: Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, Chico Hakim, membeberkan cara Pemprov DKI Jakarta mendisiplinkan pelajar. Yakni, mencabut Kartu Jakarta Pintar (KJP) dan Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) bagi penerima yang terjerat kasus perundungan atau tawuran.

“Pencabutan KJP bagi pelanggar berat, seperti 60 kasus tawuran sejak 2025, menjadi bagian dari upaya disiplin, diimbangi dengan akses pendidikan alternatif,” kata Chico dikutip dari Antara, Jumat, 12 Juni 2026.

Salah satu kasus yang mencuat adalah pembacokan pelajar di Jakarta Barat. Menurut Chico, kasus tersebut sudah ditangani oleh aparat penegak hukum.

Baca Juga :

Perundungan Anak di Senen: Korban Digesekan ke Tiang Lampu sampai Pingsan  
Chico menyampaikan, Pemprov DKI mendukung penuh proses hukum yang berlaku agar pelaku ditindak tegas. Hal itu diperlukan untuk menimbulkan efek jera.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo menegaskan sikap terhadap pelaku perundungan harus ditindak tegas. Hal itu disampaikan Pramono merespons perundungan di kawasan Senen, Jakarta Pusat.

“Jadi untuk pem-bully-an yang terjadi di Senen, karena kebetulan di CCTV-nya terlihat, saya sudah meminta untuk ini ditindaklanjuti. Siapa pun yang melakukan pem-bully-an di Jakarta, maka akan kami ambil tindakan setegas-tegasnya,” kata Pramono.

Pramono bahkan meminta penerima KJP atau KJMU yang terbukti melakukan perundungan agar dikenai sanksi berupa pencabutan bantuan. “Kalau bagi warga, misalnya dia pelajar dan dia pemegang Kartu Jakarta Pintar atau Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul, maka yang seperti itu kita tarik KJP maupun KJMU-nya,” jelas Pramono.

Ilustrasi. Foto: MI.

Selain itu, Pramono telah meminta kepada dinas terkait terutama Dinas Pendidikan untuk menyelidiki kasus perundungan tersebut. Pihak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) juga telah ia minta untuk menindaklanjuti kasus perundungan itu.

“Untuk ruang tempat-tempat yang dilakukan pem-bully-an seperti itu, Pemerintah DKI Jakarta tidak memberikan toleransi sama sekali,” ungkap Pramono.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Persija Bidik Gelar Juara BRI Super League 2026/2027 Sebagai Kado Spesial 500 Tahun Ibu Kota Jakarta, Sesepuh Jakmania: Manfaatkan Momen!
• 4 jam lalubola.com
thumb
Sabar/Reza Pastikan Semifinal Australian Open 2026 usai Revans atas Ganda Taiwan Lee Fang-Chih/Lee Fang-Jen
• 22 jam lalupantau.com
thumb
Rekomendasi Serial Slow Burn di Netflix
• 11 jam lalubeautynesia.id
thumb
Mengapa Presiden Prabowo Banyak Diserang?
• 12 jam lalurctiplus.com
thumb
Ayatollah Khamenei Akan Dimakamkan pada 9 Juli
• 4 jam laludetik.com
Berhasil disimpan.