jpnn.com, BANDA ACEH - PT ASDP Indonesia Ferry menyampaikan keprihatinan dan duka mendalam atas insiden kebakaran yang terjadi di ruang mesin KMP Aceh Hebat 2 pada Jumat (12/6) saat kapal berada dalam posisi sandar di Dermaga Pelabuhan Ulee Lheue, Banda Aceh.
Direktur Utama ASDP Heru Widodo mengatakan perhatian dan fokus utama perusahaan saat ini tertuju pada penanganan para korban yang terdampak akibat kejadian tersebut.
BACA JUGA: Bersama 14 BUMN, ASDP Bangun Kabupaten Raja Ampat Lebih Berkelanjutan
“Atas nama manajemen ASDP, saya menyampaikan keprihatinan yang mendalam atas musibah ini. Pikiran dan perhatian kami saat ini sepenuhnya tertuju kepada para korban yang sedang menjalani perawatan serta keluarga yang mendampingi mereka. Kami turut mendoakan agar seluruh korban diberikan kekuatan dan dapat segera pulih,” ujar Heru.
Heru menegaskan bahwa ASDP akan terus hadir mendampingi para korban selama proses penanganan dan pemulihan berlangsung.
BACA JUGA: Hadirkan Fasilitas Ekspor di Tuban, SIG Perluas Ekspansi Global ke Pasar Amerika Serikat
“Kami ingin memastikan bahwa para korban dan keluarga tidak menghadapi situasi ini sendirian. Fokus utama kami saat ini adalah memastikan seluruh korban mendapatkan penanganan medis terbaik serta pendampingan yang diperlukan,” tuturnya.
Dalam proses penanganannya, sekitar 15 orang yang mengalami luka bakar telah dievakuasi ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut
BACA JUGA: Jaring 250 Ribu Toko Kelontong, SRC Tunjukkan Bukti Nyata Dorong UMKM Naik Kelas
ASDP terus melakukan pendampingan serta berkoordinasi dengan pihak terkait guna memantau perkembangan kondisi para korban dan memastikan seluruh kebutuhan penanganan dapat terpenuhi dengan baik.
ASDP juga menyampaikan apresiasi kepada awak kapal, petugas pelabuhan, tenaga medis, serta seluruh unsur terkait yang sigap membantu proses penanganan darurat di lapangan sehingga situasi dapat segera dikendalikan.
Saat ini perusahaan terus berkoordinasi dengan pihak berwenang dalam proses investigasi guna mengetahui penyebab pasti insiden tersebut.
“Keselamatan dan keamanan pengguna jasa serta seluruh insan yang bekerja di lingkungan operasional ASDP akan selalu menjadi prioritas utama perusahaan. Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan aspek keselamatan sebagai bagian dari tanggung jawab kami dalam memberikan layanan penyeberangan yang andal dan aman,” seru Heru.(chi/jpnn)
Redaktur & Reporter : Yessy Artada




