Jakarta: Investor asing kembali memborong saham PT Bank Central Asia (BBCA) Tbk, dalam jumlah besar. Aksi beli ini berlangsung di tengah tren kenaikan harga saham bank dengan kapitalisasi terbesar itu selama tiga hari beruntun.
Dikutip dari Zona Bisnis Metro TV, Jumat, 12 Juni 2026, performa positif BBCA ini tercatat di tengah pelemahan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) 0,28 persen ke level 5.886, pada Kamis, 11 Juni 2026.
Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI), investor asing mencatatkan pembelian bersih atau net buy saham BBCA senilai Rp387,96 miliar. Angka ini menjadikan BBCA sebagai saham dengan catatan neto beli atau net buy terbesar sepanjang Kamis.
Baca Juga :
BCA Buka Lowongan Relationship Officer bagi Fresh Graduate, Ini SyaratnyaMasuknya dana asing membuat harga saham BBCA naik Rp175 atau 3,10 persen, ke level 5.825, pada penutupan perdagangan Kamis kemarin. Dengan hasil ini BBCA membukukan penguatan selama tiga hari berturut-turut dengan total akumulasi kenaikan mencapai 18,88 persen.
Selain memimpin dalam pembelian bersih asing, BBCA juga menjadi saham dengan nilai transaksi tertinggi yang mencapai Rp3,17 triliun. Nilai itu berkontribusi 14,25 persen terhadap total transaksi saham di BEI sepanjang Kamis kemarin.




