Tak Reaktif pada Isu Pertamax, Presiden Buruh Said Iqbal Pilih Bahas Sistem Kerja Outsourcing

wartaekonomi.co.id
6 jam lalu
Cover Berita
Warta Ekonomi, Jakarta -

Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) yang kini juga menjabat sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh, Said Iqbal, menegaskan kalangan buruh belum memiliki rencana menggelar demonstrasi terkait kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi.

Menurut Said Iqbal, keputusan tersebut diambil dengan mempertimbangkan kebijakan pemerintah yang dinilai masih berpihak kepada masyarakat berpenghasilan rendah.

Pernyataan itu disampaikan di tengah kenaikan harga BBM nonsubsidi yang mulai berlaku pada Rabu (10/6/2026). Harga Pertamax naik menjadi Rp16.250 per liter dari sebelumnya Rp12.300 per liter. Sementara itu, Pertamax Green 95 meningkat dari Rp12.900 menjadi Rp17.000 per liter.

Memang, untuk jenis pertalite, pemerintah tidak memberikan kenaikan harga sama sekali.

"Kami belum ada rencana untuk demonstrasi, karena sekali lagi, mempertimbangkan kebijakan pemerintah yang masih berpihak pada masyarakat kelas bawah," kata Said Iqbal di Kantor Kementerian Ketenagakerjaan, Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Di tengah isu kenaikan BBM, Said Iqbal juga tengah fokus mendorong perubahan kebijakan ketenagakerjaan, khususnya terkait sistem kerja outsourcing atau alih daya. Usulan tersebut telah disampaikan dalam pertemuan resmi bersama Wakil Menteri Ketenagakerjaan Afriansyah Noor di Jakarta, Kamis (11/6/2026).

Dalam pertemuan itu, Said meminta pemerintah memperketat penggunaan tenaga kerja outsourcing dan membatasi penerapannya hanya untuk pekerjaan tertentu yang bersifat penunjang.

“Kalau bisa, pekerja alih daya itu dihapus, itu sikap presiden. Dalam pidato-pidatonya ya, bukan sikap. Bilamana tidak bisa dihapus maka ada beberapa jenis pekerjaan penunjang itu dikecualikan, boleh menggunakan pekerja alih daya,” ujar Said Iqbal.

Ia menjelaskan, jenis pekerjaan yang masih dapat menggunakan tenaga kerja alih daya antara lain bidang keamanan, transportasi, penyediaan makanan, dan kebersihan. Menurutnya, pekerjaan-pekerjaan tersebut tidak berkaitan langsung dengan proses bisnis utama perusahaan sehingga dapat dijalankan melalui perusahaan penyedia jasa tenaga kerja.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ajukan JC, Sony Sonjaya Bakal Diperiksa Kejagung Pekan Depan
• 13 jam laluokezone.com
thumb
Dana Asing Belum Masuk Pasar RI, IPO SpaceX dan Piala Dunia Curi Minat Investor
• 19 jam lalukatadata.co.id
thumb
AS Awali Piala Dunia 2026 dengan Kemenangan Telak 4-1 atas Paraguay
• 2 jam lalusuarasurabaya.net
thumb
PSI Pastikan Jokowi Segera Jabat Dewan Pembina, Tinggal Tunggu Seremoni Penjaketan
• 2 jam lalukompas.com
thumb
Obligasi Danantara Diburu Investor Dunia, Catat Permintaan Lebih dari 3 Kali Lipat
• 17 jam lalumedcom.id
Berhasil disimpan.