Jakarta: Melansir dari National Geographic dari total lebih dari 20 spesies hamster yang berkerabat dengan lemming dan tikus, hanya ada lima jenis yang umum dijadikan sebagai hewan peliharaan. Di alam liar, hewan kecil ini dapat ditemukan tersebar di sebagian besar wilayah Asia dan Eropa.
Sebagai makhluk nokturnal, hamster melakukan seluruh aktivitasnya di malam hari. Meskipun memiliki penglihatan yang sangat buruk, mereka mampu bernavigasi dengan sangat baik di dalam kegunaan berkat bantuan kumis serta indra penciuman dan peraba yang tajam. Namun, dibalik ukurannya yang mungil, hamster ternyata memiliki kondisi tubuh yang cukup sensitif.
Baca Juga :
Mengenal Kungkang, Si Lambat yang Penuh Kejutan dan Daya Tahan Unik-Serius ini Hewan?Dilansir dari laman Hepper.com, hamster secara alami memang memiliki usia hidup yang relatif pendek, yakni sekitar 1,5 hingga 3 tahun. Selain faktor usia, ada sejumlah kondisi yang dapat meningkatkan risiko kematian pada hamster.
1. Mudah Mengalami Stres
Hamster merupakan hewan yang sensitif terhadap perubahan lingkungan. Penanganan yang terlalu sering, suara bising, perpindahan kandang, atau perlakuan kasar dapat memicu stres berlebihan. Kondisi ini dapat menurunkan daya tahan tubuh dan memicu berbagai gangguan kesehatan.
2. Ketakutan Berlebihan
Selain stres, hamster juga mudah merasa takut. Suara keras, kehadiran hewan lain, atau lingkungan yang tidak familiar dapat membuat hamster mengalami tekanan ekstrem. Dalam beberapa kasus, ketakutan yang berlebihan bahkan dapat memicu gangguan jantung hingga kematian mendadak.
Baca Juga :
Tinggal Puluhan Ekor! Ini 5 Hewan yang Terancam Punah di Dunia-Serius Ini Hewan?3. Rentan Terkena Penyakit Jantung
Hamster diketahui rentan mengalami gangguan jantung seperti kardiomiopati dan gagal jantung kongestif. Penyakit ini terkadang berkembang tanpa gejala yang jelas sehingga baru terdeteksi ketika kondisinya sudah parah.
4. Terserang Wet Tail
Wet tail atau 'ekor basah' merupakan salah satu penyakit paling berbahaya pada hamster, terutama yang masih muda. Penyakit ini ditandai dengan diare parah, dehidrasi, tubuh lemas, serta area ekor yang basah dan kotor. Menurut Hepper, kondisi ini dapat berakibat fatal jika tidak segera ditangani dalam waktu 48 jam.
5. Pola Makan yang Tidak Tepat
Pemberian makanan tinggi gula atau lemak secara berlebihan dapat menyebabkan obesitas, diabetes, hingga gangguan organ. Karena itu, hamster membutuhkan pola makan yang seimbang untuk menjaga kesehatannya.
6. Dehidrasi
Kurangnya akses terhadap air bersih juga menjadi penyebab serius. Dehidrasi dapat memicu gangguan ginjal, kerusakan organ, hingga kematian. Pemilik perlu memastikan botol minum hamster selalu berfungsi dengan baik dan terisi air bersih.
Baca Juga :
Jangan Tertipu! 4 Hewan Lucu Ini Ternyata Bisa Membahayakan Manusia-Serius Ini Hewan?Melansir dari laman Cleanipedia, agar hamster dapat hidup lebih nyaman dan sehat, perawatan yang tepat sangat penting dilakukan. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan, diantaranya:
1. Sediakan Kandang yang Nyaman: Pilih kandang yang cukup luas dan aman, serta letakkan di ruangan yang sejuk dan tidak terkena sinar matahari langsung.
2. Gunakan Alas Kandang yang Aman: Alas kandang dapat menggunakan tisu khusus atau jerami yang aman bagi hamster. Hindari penggunaan pasir berpewangi, pasir zeolit, atau pasir yang menggumpal karena dapat menyebabkan gangguan pernapasan dan masalah pada bulu.
3. Berikan Makanan yang Seimbang: Makanan utama hamster sebaiknya berupa biji-bijian atau pakan khusus hamster yang mengandung nutrisi lengkap. Pemberian camilan seperti kuaci dan popcorn perlu dibatasi agar hamster tidak mengalami obesitas.
4. Pastikan Selalu Tersedia Air Bersih: Air bersih harus tersedia setiap saat. Periksa botol minum secara rutin untuk memastikan tidak tersumbat dan masih berfungsi dengan baik.
5. Sediakan Mainan dan Sarana Aktivitas: Hamster merupakan hewan yang aktif bergerak. Oleh karena itu, pemilik perlu menyediakan roda putar yang sesuai dengan ukuran tubuh hamster agar ia dapat berolahraga dan terhindar dari stres maupun obesitas.
Meski terlihat lincah dan menggemaskan, hamster termasuk hewan yang cukup rentan terhadap stres, penyakit, dan kesalahan perawatan. Usianya yang pendek membuat pemilik perlu memberikan perhatian lebih terhadap lingkungan, makanan, kebersihan kandang, serta kebutuhan aktivitas hariannya. Dengan perawatan yang tepat, hamster dapat hidup lebih sehat, aktif, dan nyaman sepanjang hidupnya.
(Jessica Nur Faddilah)




