Musim libur sekolah menghadirkan cara baru mengenalkan satwa kepada anak-anak. Di tengah pusat perbelanjaan yang ramai, puluhan jenis hewan dibawa mendekat kepada pengunjung, menawarkan pengalaman berinteraksi langsung sekaligus belajar tentang keanekaragaman hayati.
Sore itu, kawanan burung nuri terbang bergantian melintasi atrium The Park Mall, Kota Semarang, Jawa Tengah, Jumat (12/6/2026). Atraksi tersebut menjadi pembuka wahana Pesona Gembira Loka yang menghadirkan sekitar 50 jenis satwa dalam konsep kebun binatang mini di dalam mal.
Burung-burung berwarna cerah itu melintas dari satu titik ke titik lain di atas kepala pengunjung yang memadati area pertunjukan. Anak-anak tampak antusias mengikuti setiap gerakan satwa, sementara orangtua mengabadikan momen tersebut dengan telepon genggam mereka.
Berbagai jenis satwa ditempatkan dalam kandang kaca dan area interaktif yang dirancang menyerupai habitat alami. Pengunjung tidak hanya menyaksikan atraksi, tetapi juga dapat berinteraksi langsung dengan sejumlah satwa, mulai dari berfoto bersama burung parkit, menyentuh ular, hingga bermain dengan domba.
Direktur Utama Kebun Raya dan Kebun Binatang Gembira Loka A Tirtodiprodjo mengatakan, wahana tersebut dihadirkan untuk memanfaatkan momentum libur sekolah sekaligus memperluas akses edukasi satwa kepada masyarakat.
“Kegiatan ini untuk memperlihatkan kepada pengunjung hewan apa saja yang dilindungi sekaligus memberikan edukasi tentang satwa,” ujarnya.
Di tengah keramaian pengunjung, Nathan (8) tampak berdiri cukup lama di depan kandang rubah merah. Pandangannya tak lepas dari balik kaca, mencari satwa yang sedang meringkuk tidur di sudut kandang. Di sekitarnya, sejumlah orangtua mendampingi anak-anak mereka sambil menunjukkan berbagai satwa yang bersembunyi di antara tanaman.
Maria, yang datang bersama dua anaknya, mengaku senang dengan pengalaman tersebut. Menurut dia, kehadiran satwa di pusat perbelanjaan memberikan kesempatan bagi anak-anak untuk mengenal lebih dekat hewan yang selama ini hanya mereka lihat melalui layar gawai atau televisi. “Seru dan menarik, apalagi untuk anak-anak. Jadi pengalaman baru melihat satwa langka secara langsung,” katanya.
Sejumlah keluarga memanfaatkan kesempatan itu untuk berfoto di dalam area burung parkit yang telah jinak. Domba Ceko berukuran kecil juga menjadi salah satu satwa favorit karena dapat digendong dan diajak berinteraksi.
Sementara itu, deretan akuarium berisi berbagai jenis ular tak pernah sepi dari perhatian pengunjung. Rasa penasaran membuat mereka bergantian mengamati setiap spesies sambil membaca keterangan yang terpasang untuk mengetahui karakteristik dan tingkat bahayanya.
Bagi sebagian keluarga, kehadiran kebun binatang mini di dalam mal menjadi alternatif mengisi libur sekolah. Di tengah tren anak-anak yang semakin akrab dengan gawai, pengalaman berinteraksi langsung dengan satwa menghadirkan cara belajar yang lebih dekat, nyata, dan menyenangkan.





