JAKARTA, KOMPAS.TV - Politisi PDI Perjuangan, Mohamad Guntur Romli mengkritisi tata kelola program makan bergizi gratis (MBG) yang dikelola Badan Gizi Nasional (BGN).
Menurutnya, korupsi di BGN sudah terstruktur, sistematif, dan masif dari tingkat atas sampai bawah.
Ia menyinggung tiga eks pimpinan BGN yang sudah jadi tersangka kasus dugaan korupsi tata kelola MBG.
Tiga orang itu adalah eks Kepala BGN Dadan Hindayana, eks Wakil Kepala BGN Sony Sonjaya, dan eks Wakil Kepala BGN Lodewyk Pusung (LP).
Politisi PDIP itu juga menyentil dugaan mark up harga di dapur-dapur MBG dengan adanya jatah makanan tiap anak yang tidak jelas besarannya.
"Ini terstruktur. Bicara soal pengelolaan anggaran, perencanaan anggaran yang enggak pernah diawasi dan sudah didesain sedemikian rupa. DPR tidak mampu untuk melakukan pengawasan. Artinya apa? Ini barang sudah menjadi sarang korupsi," ujar Guntur dalam program Bola Liar KompasTV, Jumat (12/6/2026).
Baca Juga: Debat Panas! Gerindra Jawab Tudingan Guntur Romli Sebut BGN Didesain untuk Korupsi | BOLA LIAR
Ia menyarankan BGN dibubarkan terlebih dahulu dan pemerintah kembali kepada tata kelola pemerintahan yang baik.
Menanggapi pernyataan Guntur Romli, anggota Komisi IX Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Fraksi Nasdem, Irma Suryani Chaniago menyebut MBG sangat bermanfaat untuk masyarakat dan anak-anak sekolah.
"Sebenarnya ini ini program bagus, hanya saja tata kelolanya ini enggak berjalan," ucapnya.
Penulis : Tri Angga Kriswaningsih Editor : Deni-Muliya
Sumber : Kompas TV
- pdip
- mbg
- tata kelola mbg
- korupsi
- korupsi tata kelola mbg
- bgn





