Pemkab Serang Gandeng Sekolah Swasta Atasi Keterbatasan SMP Negeri

metrotvnews.com
2 hari lalu
Cover Berita

Serang: Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Serang, Provinsi Banten, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dindikbud) menggandeng jajaran sekolah menengah pertama (SMP) swasta. Hal ini dilakukan guna mengatasi keterbatasan daya tampung SMP negeri.

"Langkah strategis ini diambil untuk memastikan seluruh anak di wilayah tersebut tetap bisa melanjutkan pendidikannya," kata Kepala Dindikbud Kabupaten Serang, Aber Nurhadi, dilansir dari Antara, Sabtu, 13 Juni 2026.

Pihaknya mengaku terus melakukan pengawasan secara ketat agar tidak ada anak yang putus sekolah akibat masalah ketersediaan kursi belajar. Berdasarkan pemetaan yang dilakukan oleh dinas terkait, daya tampung di SMP negeri (SMPN) se-Kabupaten Serang dipastikan tidak akan mampu menampung seluruh calon peserta didik.
 

Baca Juga :

Hari Pertama SPMB, Dindikbud Banten Respons Cepat Kendala Titik Koordinat

"Formasi di SMPN tersedia 426 rombongan belajar (rombel) yang masing-masing diisi 34 siswa per kelas," tutur Aber.

Di sisi lain, jumlah pelajar yang baru saja menyelesaikan pendidikan di tingkat dasar jumlahnya jauh melampaui kapasitas SMPN yang ada. Tercatat, lulusan sekolah dasar (SD) di Kabupaten Serang pada tahun ini mencapai angka yang cukup tinggi, yakni sebanyak 27.707 siswa.

Untuk mengantisipasi tingginya selisih antara jumlah lulusan dan daya tampung tersebut, Pemkab Serang mendorong agar sekolah-sekolah swasta dapat mengambil peran aktif. Kemitraan dengan sektor swasta ini dinilai sebagai solusi paling efektif untuk menyerap belasan ribu lulusan SD yang tidak lolos seleksi di sekolah negeri.


Ilustrasi. (Pexels)


Meskipun mengarahkan calon siswa ke sekolah swasta, Aber memberikan catatan penting terkait komponen pembiayaan yang harus ditanggung masyarakat. Ia meminta agar pihak pengelola pendidikan swasta turut memiliki empati dengan tidak membebani orang tua murid melalui iuran atau biaya pendidikan yang terlampau mahal.

Imbauan tersebut ditegaskan karena pemerintah sesungguhnya telah hadir memberikan subsidi pendanaan kepada lembaga pendidikan non-negeri. Sekolah-sekolah swasta di Kabupaten Serang selama ini juga difasilitasi oleh pemerintah melalui penyaluran dana bantuan operasional sekolah (BOS).

"Di swasta juga diharapkan (biayanya) tidak terlalu memberatkan, karena sekolah swasta juga menerima dana bantuan operasional sekolah (BOS). Diharapkan dari BOS ini bisa mengakomodasi siswa-siswa yang tidak tertampung di negeri," ungkap Aber.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Motul Berikan Edukasi Perawatan Kendaraan di BBQ Ride 2026
• 18 jam lalumedcom.id
thumb
Trump dan Pakistan: AS-Iran Sepakat Mengakhiri Perang, Perjanjian Diteken Jumat
• 8 jam lalukatadata.co.id
thumb
Peneliti Perempuan Dominasi Konferensi Internasional ICAS 2026 di UNISA Yogya
• 2 jam lalukumparan.com
thumb
Ketua FFI: Wondr NCFS 2026 Jadi Wadah Lahirkan Talenta Baru Futsal Indonesia untuk Pentas Internasional
• 11 jam lalubola.com
thumb
Prediksi Spanyol Vs Cape Verde: La Roja Terlalu Dominan untuk Blue Sharks
• 15 menit lalumedcom.id
Berhasil disimpan.