JAKARTA, DISWAY.ID-- Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi) Meutya Hafid mengajak generasi muda untuk menjadi duta internet sehat dan berperan aktif dalam menciptakan ruang digital yang lebih beretika, aman, dan bertanggung jawab.
Hal tersebut disampaikan Meutya Hafid saat kegiatan “Kumpul Komunitas Waspada Kejahatan Digital” di Medan, Sumatra Utara, Sabtu 13 Juni 2026.
BACA JUGA:Berkedok Arena Timezone, 2 Lokasi Judi di Jakarta Barat dan Jakarta Utara Digerebek Polisi
Meutya menegaskan bahwa pemerintah memiliki kewenangan dalam penyusunan regulasi dan pengawasan ruang digital.
Namun, pengawasan tersebut memiliki batas karena menyangkut privasi pengguna internet.
“Jadi kita mohon dibantu, bagaimana adik-adik menjadi duta-duta untuk internet yang lebih baik, internet yang lebih sehat,” kata Meutya Hafid.
BACA JUGA:Sambut HUT ke-499 Jakarta, Vespa Hadirkan Pengalaman Lifestyle dan Otomotif di PRJ 2026
Menurut dia, tantangan utama saat ini bukan hanya kejahatan digital, tetapi juga menurunnya nilai-nilai etika dalam penggunaan internet.
Ia berharap ruang digital dapat menjadi sarana yang lebih berakhlak dan memberikan manfaat bagi masyarakat.
“Hujatan, kebencian, bohong, fitnah, itu lebih banyak terlihat daripada yang baik,” ujar dia.
Meutya menjelaskan bahwa internet memiliki dua sisi yang sama kuat, yakni memberikan manfaat sekaligus potensi dampak negatif.
BACA JUGA:Tokoh Nasional Serukan Perkara Hotel Sultan Diselesaikan Secara Komprehensif
Namun, algoritma platform digital sering kali mendorong konten yang bersifat kontroversial sehingga lebih mudah menarik perhatian pengguna.
Ia mengingatkan bahwa kondisi tersebut perlu dimitigasi sejak dini agar tidak mengikis budaya organisasi dan semangat gotong royong di kalangan generasi muda.
Menurut Meutya, anak-anak muda sebagai kelompok pengguna internet terbesar harus menyadari berbagai risiko yang mengintai apabila teknologi digital tidak digunakan secara bijak.
- 1
- 2
- 3
- »





