Kronologi Dua Pria Ditangkap Saat Demo, Bawa Bom Molotov dan Diduga Bukan Mahasiswa

grid.id
16 jam lalu
Cover Berita

Grid.ID - Kronologi dua pria ditangkap saat demo mahasiswa di Jalan Jenderal Sudirman, Jakarta Pusat, pada Jumat (12/6/2026) kini menjadi sorotan. Pasalnya, penangkapan ini berlangsung di tengah aksi unjuk rasa yang melibatkan sejumlah elemen mahasiswa dan masyarakat sipil.

Berdasarkan kronologi dua pria ditangkap saat demo, kepolisian bergerak cepat setelah menduga dua pria tersebut membawa botol-botol berisi bom molotov yang berpotensi membahayakan keselamatan umum.

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Pol Budi Hermanto menjelaskan, dalam kronologi dua pria ditangkap saat demo, pihak yang diamankan tersebut bukan bagian dari kelompok mahasiswa yang berdemo.

Keduanya disebut berasal dari elemen luar yang menyusup ke tengah kerumunan massa dengan membawa sejumlah botol molotov.

“Dua orang yang diamankan tadi sore di Benhil pukul 15.30 WIB adalah kelompok di luar dari elemen mahasiswa yang membawa beberapa botol molotov,” kata Budi saat ditemui di Pospol Thamrin, seperti dikutip dari Kompas.com pada Jumat (12/6/2026).

Saat ini dua pria yang ditangkap tersebut dalam penyidikan lebih dalam oleh kepolisian.

“Ini sekarang masih dilakukan penyidikan dan pengembangan dari Satgas Penegakan Hukum Polda Metro Jaya,” kata Budi.

Sebelumnya, Budi mengatakan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi adanya kelompok penyusup di antara massa aksi. Ia menyebut, petugas telah mendapat mandat untuk menindak tegas kelompok-kelompok yang membawa barang berbahaya dalam kegiatan ini.

“Kami akan menemukan kelompok-kelompok tertentu yang sudah teridentifikasi membawa barang-barang yang dapat membahayakan dan mengganggu ketertiban umum, Polda Metro Jaya dengan Satgas Penegakan Hukum akan melakukan tindakan tegas,” ujarnya.

Sebelumnya, kepolisian sudah melakukan monitor sebelumnya untuk mengidentifikasi kelompok penyusup yang mencoba mendompleng di kegiatan penyampaian aspirasi mahasiswa hari ini.

"Kami menghormati, kami menghargai, kita sama-sama... aspirasi adik-adik mahasiswa ini harus tersampaikan dengan baik. Harus aman dan damai," tuturnya.

 

Selain membahas kronologi dua pria ditangkap saat demo, Budi juga menyebut petugas kepolisian disebar ke sejumlah titik untuk menghalangi kelompok-kelompok tertentu menyusupi agenda penyampaian aspirasi mahasiswa.

Untuk memastikan aksi berjalan lancar dan tertib, sebanyak 6.088 personel gabungan akan disiagakan untuk memastikan aksi akan berjalan dengan lancar dan tertib.

Pengamanan dilakukan oleh 3.802 personel dari Polda Metro Jaya, 582 personel Polres Metro Jakarta Pusat, 1.000 personel Korbrimob, dan 500 personel TNI.

Seperti diberitakan sebelumnya, ribuan mahasiswa dan elemen masyarakat sipil turun ke jalan dalam demo mahasiswa yang bertajuk "Menuju Indonesia Bangkrut" yang digelar Jumat (12/6/2026) mulai pukul 10.00 WIB. Kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI), Jakarta Pusat, menjadi titik utama aksi.

Demo mahasiswa Menuju Indonesia Bangkrut diperkirakan diikuti sekira 1.500 peserta dari berbagai kampus dan organisasi masyarakat. Mereka berasal dari Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) sejumlah perguruan tinggi, di antaranya Universitas Indonesia (UI), Institut Pertanian Bogor (IPB), Universitas Gunadarma, Politeknik Negeri Jakarta, UIN Jakarta, UPN Veteran Jakarta, Universitas Pancasila.

Selain mahasiswa, bergabung pula massa aksi dari Serikat Perempuan Indonesia (Seruni), Front Mahasiswa Nasional (FMN), hingga sebagian pengemudi ojek online.

Adapun lima tuntutan yang akan disuarakan dalam aksi tersebut, yakni (1) menghentikan pemborosan APBN, (2) menurunkan harga kebutuhan pokok dan BBM, (3) menghentikan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dan pembangunan Koperasi Desa Merah Putih, (4) menghentikan militerisme di ranah sipil, dan (5) mendesak pemerintah mengakui kesalahan dan berhenti mengelak.(*)

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Bela Ruben Onsu, Betrand Peto Ancam Bongkar Rahasia Kubu Sarwendah
• 18 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Lestari Moerdijat: Situs Batujaya Jadi Bukti Peradaban Luhur Bangsa Indonesia
• 11 jam lalumetrotvnews.com
thumb
Tips Bersihkan Debu di Rumah Selama Musim Kemarau
• 4 jam lalubeautynesia.id
thumb
Demonstrasi Ketidakpastian Hukum dalam Penanganan Perkara dr Tifa dan Roy Suryo pada Polemik Ijazah Joko Widodo
• 21 jam lalurctiplus.com
thumb
Bak Petir di Siang Bolong, Sarwendah Tiba-tiba Hubungi Ruben Onsu yang Ternyata Gegara Hal ini
• 17 jam lalutvonenews.com
Berhasil disimpan.