Tujuh Haji Bengkulu Menanti Proses Pemulangan di Tanah Suci

metrotvnews.com
4 jam lalu
Cover Berita

Bengkulu: Tujuh haji asal Provinsi Bengkulu masih berada di Tanah Suci. Mereka menunggu proses pemulangan kembali ke Indonesia lewat fase akhir pemulangan haji 1447 Hijriah.

"Berdasarkan laporan terbaru sebanyak 1.334 haji Bengkulu telah tiba kembali di Tanah Air, sementara tujuh orang masih berada di Tanah Suci,” kata Penanggung Jawab Program Kesehatan Haji Dinas Kesehatan Provinsi Bengkulu Kurniawan Arianto Abdul Gani, dilansir dari Antara, Sabtu, 13 Juni 2026. 

Dia mengatakan jumlah jemaah yang masih berada di Tanah Suci tersebut merupakan bagian dari total 1.344 orang haji dari Provinsi Bengkulu yang diberangkatkan pada musim haji tahun ini.
 

Baca Juga :

3.101 Haji Sumsel–Babel Kembali ke Tanah Air Melalui Debarkasi Palembang

Dari total jemaah yang diberangkatkan, tercatat tiga orang wafat selama pelaksanaan ibadah haji. Ketiga orang tersebut yakni Tukiman Sadi Kromo Karso asal Kota Bengkulu yang wafat di Madinah pada 29 April 2026 dan Mustina Abdul Basir asal Kabupaten Bengkulu Utara yang wafat di Makkah pada 1 Juni 2026.

Kemudian, Kasnini Rasyid Dersai (63) asal Kota Bengkulu. Almarhumah meninggal dunia pukul 00.30 Waktu Arab Saudi di ruang ICU RSAS Jeddani Hospital pada Jumat, 12 Juni 2026. 

Kurniawan menjelaskan pelayanan kesehatan bagi jemaah haji Bengkulu tetap berjalan selama proses pemulangan. Hingga saat ini, Tenaga Kesehatan Haji Kloter (TKHK) Provinsi Bengkulu telah memberikan 5.815 layanan kesehatan kepada jemaah.

Selain itu, petugas juga melakukan pemantauan terhadap jemaah prioritas risiko tinggi. Total terdapat 6.083 visitasi selama operasional penyelenggaraan ibadah haji.

Kemudian, lanjut dia, tidak terdapat rujukan baru ke Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI) maupun Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS). Secara akumulatif, jumlah rujukan tercatat sebanyak 10 orang ke KKHI dan 32 orang ke RSAS.

Kondisi kesehatan jemaah Bengkulu secara umum terus membaik. Saat ini, tidak ada lagi jemaah asal Bengkulu yang menjalani perawatan di KKHI Makkah.


Petugas haji Embarkasi Haji Padang, Sumatra Barat mendapatkan pembekalan sebelum bertolak ke tanah suci. ANTARA/Muhammad Zulfikar


Sementara itu, anggota jemaah asal Kabupaten Kaur bernama Kasmid Kasan Bin Hasan (80) yang sebelumnya menjalani perawatan di RSAS Ibnu Sina Jeddah telah kembali ke Tanah Air bersama Kloter PDG 07 pada 11 Juni 2026. Dia tiba di Kabupaten Kaur sehari kemudian dalam kondisi stabil.

Setibanya di Bandara Internasional Minangkabau pada 11 Juni 2026, Kasmid sempat dirujuk ke Instalasi Gawat Darurat RSUP M Djamil Padang untuk mendapatkan penanganan medis lebih lanjut.

"Pasien meminta pulang atas permintaan sendiri dan selanjutnya dibawa menuju Bengkulu menggunakan ambulans," ujar dia.

Dia menyebutkan setelah tiba di Asrama Haji Debarkasi Antara Bengkulu, tim kesehatan melakukan pemeriksaan dan mendapati kondisi pasien cukup stabil meski masih dalam keadaan lemah.

Pihak kesehatan haji telah memberikan advokasi dan menganjurkan agar pasien dirujuk ke UGD RSUD M. Yunus Bengkulu. Namun, keluarga memutuskan membawa yang bersangkutan kembali ke Kabupaten Kaur.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Rencana Divestasi Aset Dihentikan, TAMA Batal Gelar RUPSLB
• 20 jam laluidxchannel.com
thumb
Komisi XIII DPR RI Apresiasi Kinerja Imigrasi Sumut, Dukung Pembentukan Kantor Imigrasi Baru
• 11 jam lalutvonenews.com
thumb
Mencoba Wuling Eksion PHEV Jakarta-Yogyakarta, Konsumsi BBM 24 Km/liter
• 20 jam lalukumparan.com
thumb
John Herdman Beri Kabar Buruk Jelang Piala AFF 2026, Satu Pemain Abroad Kemungkinan Besar Batal Bela Timnas Indonesia
• 15 jam lalutvonenews.com
thumb
Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin Tanda Tangani Prasasti Peresmian Cetiya Zhen An Kong Makassar
• 5 jam laluharianfajar
Berhasil disimpan.