JAKARTA, DISWAY.ID-- Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Anwar Iskandar menilai Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan kebijakan yang memiliki tujuan mulia karena tidak hanya berupaya memenuhi kebutuhan pangan masyarakat, tetapi juga menjadi instrumen penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia Indonesia.
KH Anwar Iskandar yang juga Pengasuh Pondok Pesantren Al Amin Ngasinan, Kediri dan akrab disapa Gus War mengatakan hal itu pada Sabtu 13 Juni 2026, saat menanggapi munculnya aksi demonstrasi dari sejumlah kalangan mahasiswa yang menyuarakan penolakan terhadap Program Makan Bergizi Gratis.
BACA JUGA:KKP Gandeng DANA Cegah Sampah Bocor ke Laut
Menurut Gus War, apabila dilihat dari perspektif agama, memberi makan kepada sesama merupakan perbuatan yang sangat dianjurkan dan memiliki nilai kemuliaan yang tinggi.
Karena itu, kebijakan pemerintah yang bertujuan menyediakan makanan bagi masyarakat, khususnya anak-anak dan kelompok yang membutuhkan, pada dasarnya merupakan langkah yang sejalan dengan nilai-nilai keagamaan.
“Kalau dari perspektif agama, memberi makan itu sesuatu yang sangat mulia. Memberi makan orang lain merupakan bagian dari sifat yang dicintai Allah. Karena itu program memberi makan kepada masyarakat tentu merupakan sesuatu yang baik,” ujarnya.
BACA JUGA:Trekking Berbuah Manfaat, FIFGROUP Kumpulkan 240 Kg Sampah dan Bangun Toilet Umum
Pelaksanaan Perlu Dievaluasi, Bukan Dihentikan
Meski demikian, Gus War mengakui bahwa dalam pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis masih terdapat berbagai persoalan yang memerlukan pembenahan.
Namun, menurutnya, kekurangan yang terjadi tidak dapat dijadikan alasan untuk menghentikan keseluruhan program yang manfaatnya sangat besar bagi masyarakat.
Ia menegaskan bahwa apabila ditemukan penyimpangan atau pelanggaran dalam pelaksanaan program, maka yang harus diperbaiki adalah tata kelola dan para pelaku yang melakukan kecurangan, bukan kebijakan dasarnya.
BACA JUGA:Perangi Konten Negatif, Menkomdigi Minta Generasi Muda Jadi Duta Internet Sehat
“Bahwa dalam pelaksanaannya ada hal-hal yang kurang baik, itu tentu ada aturannya dan sudah ditindak. Yang pertama programnya mulia, kemudian pelaksanaannya yang harus diperbaiki,” kata Gus War.
Menurutnya, sejumlah persoalan yang muncul selama ini lebih disebabkan oleh ulah oknum yang tidak menjalankan amanah dengan baik.
Akibatnya, bantuan yang semestinya diterima masyarakat secara utuh menjadi berkurang.
- 1
- 2
- 3
- »





