MADIUN (Realita) - Menjelang rangkaian kegiatan malam 1 Suro yang identik dengan meningkatnya mobilitas masyarakat dan kebutuhan pengamanan wilayah, sistem pemantauan CCTV milik Pemerintah Kota Madiun justru mengalami gangguan. Penyebabnya, ruang server CCTV di Kantor Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Madiun terbakar pada Sabtu (13/6/2026) malam.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perhubungan Kota Madiun, Agus Mursidi, mengatakan kebakaran diduga dipicu oleh korsleting listrik. Akibat insiden tersebut, ruang server yang menjadi pusat kendali jaringan CCTV di sejumlah titik strategis Kota Madiun mengalami kerusakan.
Baca juga: Seorang Wanita Tewas Dalam Rumah yang Terbakar
"Yang terdampak utama adalah ruang server CCTV. Hampir seluruh CCTV di perempatan jalan terhubung ke server tersebut," ujar Agus.
Berdasarkan informasi yang dihimpun, api diketahui membesar sekitar pukul 19.30 WIB. Petugas segera melakukan penanganan untuk memadamkan kobaran api dan mengamankan lokasi. Tidak ada korban jiwa maupun korban luka dalam peristiwa tersebut.
Saat ini, pihak Dishub masih melakukan inventarisasi dan pengecekan terhadap perangkat yang terdampak guna mengetahui tingkat kerusakan serta memperkirakan waktu yang dibutuhkan untuk memulihkan sistem.
Baca juga: Ruko Laundry Dilalap Api, Satu Orang Tewas dan Tiga Luka Bakar
"Dari teman-teman sarana dan prasarana, perkiraannya sekitar satu hingga dua minggu sistem belum bisa beroperasi," jelasnya.
Meski demikian, Agus menegaskan bahwa estimasi tersebut masih bersifat sementara. Pihaknya akan melakukan pemeriksaan lebih lanjut untuk memastikan kondisi seluruh perangkat dan ruang server yang terbakar.
Baca juga: Korsleting Komputer Picu Kebakaran di RSUD Caruban Madiun, Ruang Loket Rawat Jalan Hangus Terbakar
"Besok akan kami cek lebih lanjut untuk mengetahui kondisi sebenarnya," pungkas Agus.
Akibat kebakaran ini, fungsi pemantauan melalui CCTV di sejumlah persimpangan dan ruas jalan Kota Madiun untuk sementara waktu tidak dapat digunakan hingga proses perbaikan dan pemulihan sistem selesai dilakukan. Yw
Editor : Redaksi





