KOMPAS.TV - Iran dan Amerika Serikat dilaporkan telah menyetujui rumusan kesepakatan awal yang bertujuan untuk mengakhiri perang di Timur Tengah.
Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araghchi mengatakan, kesepakatan ini juga diharapkan dapat membuka jalan bagi pembukaan kembali Selat Hormuz, pencabutan sanksi terhadap Iran secara bertahap, pembebasan aset Iran yang dibekukan, serta berakhirnya konflik di Lebanon.
Namun, Araghchi mewaspadai Israel yang berpotensi menghalangi perjanjian antara Iran dan Amerika Serikat.
Sementara itu, Presiden Amerika Serikat Donald Trump mengklaim Pemimpin Tertinggi Iran Ayatollah Mojtaba Khamenei setuju dengan kesepakatan AS untuk mengakhiri perang di Timur Tengah.
Trump meyakini Mojtaba secara pribadi setuju dengan kesepakatan tersebut lantaran Iran sudah mengalami kekalahan telak.
Kesepakatan bersejarah ini dilaporkan bisa terwujud dalam beberapa hari ke depan. Kesepakatan tersebut dinilai mampu meredakan ketegangan geopolitik di Timur Tengah dan membuka babak baru hubungan diplomatik kedua negara demi stabilitas global.
Kesepakatan damai di depan mata, namun Iran khawatir kesepakatan bisa digagalkan Israel.
Kita bahas bersama Guru Besar Hukum Internasional Universitas Indonesia, Hikmahanto Juwana.
Baca Juga: [FULL] Praktisi HI Baca Peluang Kesepakatan Damai AS-Iran, Jaminan Perang akan Selesai?
#iran #as #perang #timurtengah #trump
Penulis : Shinta-Milenia
Sumber : Kompas TV
- perang iran
- iran
- timur tengah
- as
- trump
- negosiasi





