Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran Dilakukan

rctiplus.com
8 jam lalu
Cover Berita
Kasus Muara Enim, KPK: Korupsi Terjadi sebelum Tahap Perencanaan-Penganggaran DilakukanNasional | sindonews | Minggu, 14 Juni 2026 - 06:23Dengarkan Berita

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menyatakan potret korupsi dalam pengelolaan keuangan negara/daerah yang kini semakin sistemik. Bahkan, korupsi bukan hanya terjadi dalam proses pelaksanaan dari apa yang sudah dianggarkan.

Juru Bicara KPK Budi Prasetyo mengungkap temuan itu terkait operasi tangkap tangan (OTT) di Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan. Dari operasi senyap tersebut, berlanjut ke OTR di Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Baca juga: KPK: Bupati Muara Enim Suap ASN BPK demi Pertahankan Opini WTP

"Dari dua peristiwa tertangkap tangan terakhir, KPK menemukan praktik rasuah di lingkungan pemerintah daerah (pemda) telah bertransformasi menjadi siklus berantai yang semakin panjang," kata Budi dalam keterangannya, dikutip Minggu (14/6/2026).

"Bahkan korupsi sudah terjadi jauh sebelum tahap perencanaan ataupun penganggaran dilakukan," sambungnya.

Budi melanjutkan, korupsi kembali terjadi di ujung rantai prosesnya demi menutup temuan penyimpangan atas pengelolaan anggaran tersebut.

Baca Juga:Jadwal SIM Keliling di Bandung Hari Ini 14 Mei 2026, Cek Lokasi dan Persyaratannya

Baca juga: OTT KPK di BPK Berujung 5 Tersangka, Bupati Muara Enim Edison Ikut Terjerat

"Dua peristiwa tertangkap tangan ini mengungkap dugaan praktik korupsi pada pengelolaan anggaran yang ‘sempurna’, dari awal hingga akhir. Ketika transaksional sudah masuk sejak awal, tahapan pengelolaan keuangan berikutnya, berisiko melahirkan mata rantai korupsi baru guna menutupi penyimpangan sebelumnya," ujarnya.

Budi menjelaskan, pada OTT pertama pihaknya menemukan dugaan suap sudah bergulir jauh sebelum proses perencanaan proyek atau penganggaran resmi dimulai. Pihak swasta sengaja memberi ‘uang tanam’ kepada bupati dengan motif menjaga hubungan baik.

"Praktik ijon proyek pengadaan barang dan jasa (PBJ) seperti ini mengunci agar perusahaan tersebut nantinya ditunjuk kembali sebagai pemenang tender proyek. Dampak suap di fase paling awal ini, memicu efek domino yang merusak tahapan-tahapan berikutnya," tandasnya.

#daerah

Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Dandri Dauri Punya Cara Unik Berselebrasi dan Ingatkan Borneo FC Milik Masyarakat Kalimantan
• 55 menit lalubola.com
thumb
Prabowo Bakal Hadiri KTT ASEAN-Rusia di Kazan 17 Juni, Ini Kata Wamenlu
• 8 jam lalurctiplus.com
thumb
Kemenpar dan Kemenhub Bahas Harga Avtur, Jaga Tiket Pesawat Tetap Terjangkau
• 8 jam lalurepublika.co.id
thumb
Kipas MacBook Berisik? Ini Penyebab dan Cara Mengatasinya
• 20 menit lalumedcom.id
thumb
LA Indie Movie 2026, Ajang Pembekalan Keterampilan Bagi Sineas Muda
• 21 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.