JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Menteri Luar Negeri (Wamenlu) sekaligus Ketua Umum Partai Gelora, Anis Matta menyebut bahwa tidak ada negara di dunia ini yang tidak pernah mengalami kekacauan.
Ia membandingkan peristiwa pendudukan Kompleks DPR/MPR oleh mahasiswa pada masa reformasi 1998, dengan penyerbuan Gedung Kongres Amerika Serikat oleh massa pendukung Presiden Donald Trump pada 2021.
Baca juga: Anis Matta Minta Kader Gelora Belajar dari Iran untuk Hadapi Pemilu 2029
Menurut Anis, peristiwa tersebut menunjukkan bahwa krisis politik dan sosial dapat terjadi bahkan di negara-negara maju yang selama ini dianggap memiliki sistem demokrasi yang mapan.
"Termasuk di negara paling maju yang selama ini kita pikir tidak akan mengalami hal kekacauan seperti yang pernah kita alami di sini. Dulu tahun 1998 para mahasiswa menguasai parlemen di Senayan ya, naik ke atapnya Gedung MPR. Tahun 2021 rakyat Amerika juga menguasai gedung Kongres Amerika, persis sama dengan yang terjadi di Indonesia tahun 1998," kata Anis saat memberikan pembekalan dalam Bimbingan Teknis Nasional (Bimteknas) Partai Gelora, Sabtu (13/6/2026).
Anis mengatakan berbagai gejolak tersebut menjadi bukti bahwa banyak negara saat ini tengah menghadapi krisis dan ketidakpastian.
"Saya enggak tahu waktu itu kita diprovokasi untuk menguasai parlemen atau sekarang orang Amerika belajar dari mahasiswa Indonesia, tapi kita menyaksikan semua krisis ini sedang terjadi," ujarnya.
Baca juga: Anis Matta Ingatkan Kader Gelora di DPRD Siap dengan Tuntutan Publik yang Tinggi
Dalam konteks tersebut, Anis menegaskan Partai Gelora dibentuk sebagai kekuatan politik baru yang diharapkan mampu menawarkan solusi bagi Indonesia di tengah dinamika global.
Ia mengatakan bahwa partainya ingin berperan sebagai navigator yang membantu Indonesia menghadapi berbagai tantangan dunia yang semakin kompleks.
"Partai ini memang diniatkan sebagai kekuatan politik baru yang ingin mewakafkan dirinya menjadi solusi bagi bangsa Indonesia, menjadi navigator Indonesia di tengah krisis global yang sangat besar ini," tutur Anis.
Baca juga: Anis Matta: Partai Gelora Perjuangkan Penghapusan Ambang Batas Pemilu
Ia berharap Indonesia mampu melewati berbagai tantangan global dan keluar sebagai negara yang lebih kuat pada masa mendatang.
"Mudah-mudahan kapal besar yang namanya Indonesia ini bukan hanya bisa melampaui badai besar yang sedang terjadi, tapi juga nanti insyaallah bisa berlabuh di tempat yang tinggi dengan selamat," pungkasnya.
KOMPAS.com berkomitmen memberikan fakta jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung keberlanjutan jurnalisme jernih dan nikmati kenyamanan baca tanpa iklan melalui Membership. Gabung KOMPAS.com Plus sekarang




