Mobil Toyota Fortuner menjadi sasaran amuk massa di Puribeta, Ciledug, Kota Tangerang. Mobil yang awalnya dikira tabrak lari ternyata pelaku narkoba yang sedang dikejar-kejar polisi.
Peristiwa ini terjadi pada Jumat malam, 12 Mei 2026 sekitar pukul 20.45 WIB. Kejadian ini terekam video amatir dan viral di media sosial.
Dalam rekaman video viral terlihat mobil Fortuner dikepung massa di kawasan Ciledug, Kota Tangerang. Narasi video menyebutkan bahwa mobil berkelir putih tersebut adalah pelaku tabrak lari.
Dalam rekaman video yang tersebar, terlihat ratusan warga warga mengepung mobil tersebut. Mobil tersebut menjadi sasaran amukan massa.
Raungan sirene terdengar. Tak lama kemudian, seorang pria bertelanjang dada yang diduga pengemudi mobil dibawa masuk ke dalam ambulans.
Rekaman video lainnya memperlihatkan mobil yang sama dikejar-kejar sejumlah pengendara motor di komplek perumahan kawasan Joglo, Kembangan, Jakarta Barat. Narasi video menyebutkan bahwa mobil Fortuner itu merupakan pelaku pencurian mobil.
Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, meluruskan informasi yang beredar. Ia menyebut bahwa peristiwa itu bukan murni tabrak lari, melainkan rangkaian penindakan dalam perkara dugaan penyalahgunaan narkoba yang dilakukan oleh Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Selatan.
"Saat dilakukan upaya penangkapan, salah satu terduga pelaku melarikan diri menggunakan kendaraan roda empat jenis Toyota Fortuner warna putih sehingga dilakukan pengejaran oleh petugas," kata Kombes Budi Hermanto, Sabtu (13/6/2026).
Kapolres Metro Tangerang Kota, Kombes Raden Muhammad Jauhari, menjelaskan duduk perkara mobil Fortuner yang berakhir dikepung massa di Ciledug.
"Awal mula kejadian anggota Satnarkoba Polres Jakarta Selatan pimpinan Ipda Erwin Manatar Sirait melakukan penangkapan narkoba 4 orang pelaku narkoba TKP di Jalan Al Mubarok II Blok T 2 RT02/08 Kel Joglo Kembangan Jakarta Barat," kata Jauhari.
Saat penyergapan tersebut, salah satu pelaku yang berada di mobil Fortuner bernopol B-2432-VBE melarikan diri dengan mobilnya.
"Anggota Satnarkoba Polres Jakarta Selatan sejumlah 5 melakukan pengejaran dari TKP penangkapan," katanya.
(mea/mea)





