Bisnis.com, SUMATRA -
Produk manisan buah balakka dari Kabupaten Padang Lawas hingga kerajinan tanjak khas Langkat tampil dalam Pekan Inovasi dan Investasi Sumatera Utara (PIISU) 2026 di Parapat, Kabupaten Simalungun. Produk-produk tersebut merupakan hasil binaan PT Energi Mega Persada Tbk (EMP) melalui unit usahanya, PT EMP Tonga dan EMP Gebang Limited, yang turut berpartisipasi dalam ajang yang berlangsung pada 10–13 Juni 2026.
Bagi pelaku usaha kecil, keikutsertaan dalam PIISU menjadi kesempatan untuk memperkenalkan produk lokal kepada pasar yang lebih luas. Sementara bagi EMP, ajang tersebut menjadi bagian dari upaya mendorong pengembangan ekonomi masyarakat di sekitar wilayah operasi perusahaan.
EMP Tonga menghadirkan dua produk unggulan UMKM binaan dari Kecamatan Aek Nabara Barumun, Kabupaten Padang Lawas, yakni Sweet Balakka dan Ulame. Sweet Balakka merupakan olahan manisan berbahan dasar buah balakka yang memiliki cita rasa khas, sedangkan Ulame merupakan makanan tradisional berbentuk dodol yang telah lama dikenal masyarakat setempat.
Salah satu pengunjung pameran, Jumita Sipahutar, mengaku tertarik setelah mencicipi produk Ulame yang dipamerkan di booth EMP Tonga. Menurutnya, dodol binaan UMKM tersebut memiliki cita rasa yang berbeda dibandingkan dodol yang banyak dijual di pasaran.
“Dodol ini berbeda dari yang biasa saya temui. Rasanya manis dan legit, tetapi teksturnya tidak lengket sehingga lebih nyaman saat dinikmati. Saya juga baru tahu kalau ini merupakan produk UMKM binaan EMP Tonga,” ungkap Jumita.
Sementara itu, EMP Gebang membawa sejumlah produk UMKM binaan dari Kabupaten Langkat, mulai dari kerajinan tanjak produksi Duta Tanjak Langkat hingga aneka makanan ringan seperti Kue Bawang Kecepai, Kue Bawang Kecepai Pedas, Kembang Loyang, dan Peyek. Produk-produk tersebut menjadi representasi potensi ekonomi kreatif dan kuliner lokal yang terus dikembangkan melalui program pemberdayaan masyarakat yang dijalankan perusahaan.
Selama pameran berlangsung, produk-produk UMKM binaan EMP Tonga dan EMP Gebang mendapat perhatian dari pengunjung maupun pemangku kepentingan yang hadir. Keikutsertaan dalam ajang tingkat provinsi tersebut diharapkan dapat membuka akses pasar yang lebih luas sekaligus meningkatkan daya saing produk lokal.
Selain mendukung promosi UMKM, EMP juga berkolaborasi dengan SKK Migas Perwakilan Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) dan sejumlah Kontraktor Kontrak Kerja Sama (KKKS) untuk memberikan edukasi kepada puluhan siswa SMA Negeri 1 Ajibata mengenai industri hulu minyak dan gas bumi.
Melalui sesi tersebut, para siswa diperkenalkan pada proses bisnis industri hulu migas, peran sektor energi dalam pembangunan nasional, serta peluang pengembangan sumber daya manusia di masa depan. Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya memperkenalkan industri energi kepada generasi muda sekaligus membuka wawasan mengenai berbagai profesi yang dapat dikembangkan di sektor hulu migas.
Sekretaris Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Provinsi Sumatera Utara Bismar Ritonga, ST, MSE menilai kolaborasi antara industri hulu migas dan masyarakat menjadi salah satu faktor penting dalam mendorong pertumbuhan ekonomi daerah.
Menurutnya, program pemberdayaan yang dijalankan perusahaan menunjukkan bahwa keberadaan industri tidak hanya berkontribusi terhadap penyediaan energi, tetapi juga memberikan manfaat sosial dan ekonomi bagi masyarakat di sekitar wilayah operasi.
EMP CSR and Communication Division Manager Iman Soerjasantosa mengatakan partisipasi dalam PIISU 2026 merupakan bagian dari upaya perusahaan untuk memperkuat kapasitas masyarakat dan mendukung pengembangan ekonomi lokal secara berkelanjutan.
“Melalui pembinaan yang berkelanjutan, kami berharap UMKM binaan dapat semakin berkembang, menjangkau pasar yang lebih luas, serta memberikan nilai tambah bagi perekonomian masyarakat di sekitar wilayah operasi perusahaan,” menurutnya.





