HARIAN.FAJAR.CO.ID, TEL AVIV—Mantan Perdana Menteri dan pemimpin oposisi Yair Lapid mengatakan bahwa Israel akan gagal mencapai tujuan perangnya di bawah kesepakatan yang sedang dirancang antara AS dan Iran.
Lapid mengatakan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu telah gagal dalam masalah Iran.
“Kesepakatan yang saat ini sedang dibentuk tidak mencapai tujuan perang Israel,” tulis Lapid di perusahaan media sosial AS X dikutip dari Anadolu.
Ia beralasan bahwa pemerintah Iran akan tetap berkuasa, program rudalnya akan berlanjut, dan Teheran akan dapat membangun kembali program nuklirnya.
Lapid menggambarkannya sebagai “kegagalan total Netanyahu,” mengatakan bahwa itu mengubah Israel menjadi negara satelit yang menerima instruksi tentang keamanan nasionalnya.
Ia menambahkan bahwa tidak ada konferensi pers, manipulasi media, atau video yang dihasilkan AI yang dapat menyembunyikan kegagalan ini.
Sementara itu, para pejabat politik dan keamanan Israel menyatakan keprihatinan tentang kesepakatan yang dilaporkan hampir selesai antara Washington dan Teheran.
i24 News Israel mengatakan para pejabat Israel percaya kesepakatan itu akan memperkuat pemerintah Iran dan membatasi operasi militer Israel di Lebanon.
Laporan menunjukkan bahwa AS dan Iran hampir mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang yang dimulai pada akhir Februari ketika Washington dan Tel Aviv menyerang Iran. (amr)





