Kata Anisa Rahma soal Momen Sarwendah Keluar dari Cherrybelle Viral

kumparan.com
4 jam lalu
Cover Berita

Sejumlah pendiri dan pentolan grup Cherrybelle belakangan tengah aktif bersuara perihal salah seorang sikap mantan personel mereka. Meski tak menyebut siapa personel yang dimaksud, namun publik banyak mengaitkannya dengan sosok Sarwendah.

Menanggapi hal itu, Anisa Rahma selaku mantan personel tak ingin terlalu banyak berkomentar. Soal didepaknya Sarwendah saat itu dari Cherrybelle, menurut Anisa murni keputusan dari manajemen. Sebagai personel pun dirinya tak bisa terlalu ikut campur.

"Kalau attitude aku nggak bisa bilang. Maksudnya gini, setiap orang kan pasti ketika ada masalah mungkin keluar ya emosinya entah apanya gitu kan ya," ujar Anisa Rahma kepada wartawan di kawasan Senayan, Jakarta.

"Nah, tapi di sini aku sih melihatnya mungkin pada saat di Cherrybelle bagi yang ngebentuk ya, bagi manajemen itu mungkin punya pertimbangan lah kenapa akhirnya sampai memutuskan untuk mengeluarkan Wendah. Tapi itu manajemen sih yang lebih punya hak," sambungnya.

Sebagai personel, Anisa mengatakan dia dan personel lain tentu tak bisa berkomentar apa pun soal keputusan uang diambil manajemen. Menurutnya seluruh keputusan diambil demi kepentingan Cherrybelle secara umum.

"Kalau waktu itu nggak sih, lebih bukan minta persetujuan tapi lebih ke menyatakan. ‘Gini loh, kita sekarang punya keputusan seperti ini, kalian siap ya, nanti akan ada yang kita keluarin’," ucap Anisa.

"Dan kita nggak bisa buat apa-apa, kita kayak, 'Oh gitu, yah berarti kurang personel dong,’ lebih kayak gitu, pasrah aja. Karena semuanya manajemen yang atur sih,” imbuhnya.

Disinggung alasan apa yang mendasari manajemen akhirnya mendepak Sarwendah, Anisa tak bisa menyampaikan detail. Yang pasti saat itu prosesnya berlangsung sangat cepat dan tanpa melibatkan personel Cherrybelle.

"Ya, hal-hal yang sebenarnya mungkin nggak bisa diceritain di sini kali ya. Cepat banget waktu itu. Cepat banget ya," kata Anisa.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Ketua Umum DPP KNPI Resmi Membuka Musyawarah Daerah VII KNPI Provinsi Sulawesi Tenggara
• 15 jam lalujpnn.com
thumb
Kepala Staf Kepresidenan Dudung Meninjau Sekolah Rakyat di Malang untuk Perluas Akses Pendidikan Anak Kurang Mampu
• 8 jam lalupantau.com
thumb
Fokus Hilirisasi Nikel, HRUM Anggarkan Capex USD310 Juta
• 4 jam laluidxchannel.com
thumb
Daftar 10 Top Broker Sepekan: UBS Sekuritas Catat Transaksi Paling Jumbo di BEI
• 7 jam lalubisnis.com
thumb
Kasus Suami Siram Air Keras ke Pemerkosa Istri di Kubu Raya, Kalimantan Barat
• 8 jam lalukumparan.com
Berhasil disimpan.