Anisa Rahma Ungkap Momen Sarwendah Dikeluarkan dari Cherrybelle

tabloidbintang.com
2 jam lalu
Cover Berita

TABLOIDBINTANG.COM - Konflik Sarwendah dengan mantan suaminya, Ruben Onsu,  masih jadi sorotan publik. Di tengah ramainya perbincangan tersebut, kisah lama mengenai kepergiannya dari girlband Cherrybelle turut kembali diperbincangkan.

Mantan personel Cherrybelle, Anisa Rahma, menegaskan bahwa hubungannya dengan Sarwendah tetap terjalin baik hingga saat ini. Perempuan berusia 35 tahun itu membantah adanya konflik pribadi yang berkepanjangan antara dirinya dan Sarwendah sejak keduanya berada dalam grup tersebut.

"Aku dari dulu sama Wendah benar-benar nggak ada problem apa-apa. Dari kita di Cherrybelle, ya kalau namanya konflik atau cekcok antar member itu kan sudah biasa ya. Aku pun juga pernah ada sama teman-teman, tapi kita semua akhirnya berteman," jelas Anisa Rahma saat ditemui di Polda Metro Jaya, baru-baru ini.

Anisa mengungkapkan komunikasi mereka bahkan masih berlangsung hingga sekarang. Beberapa hari lalu, keduanya sempat saling menghubungi untuk bertukar kabar sekaligus memberikan dukungan di tengah persoalan yang masing-masing hadapi.

"Kemarin juga Wendah nge-chat, 'Anisa gimana?' terus aku juga, 'Wendah, kamu juga gimana?' Dia juga nanya aku kebakaran, aku juga nanya kondisi dia saat ini. Tapi kita saling nyemangatin aja," tuturnya. "'Semangat ya sayang,' gitu," sambung Anisa.

Saat ditanya mengenai polemik keluarnya Sarwendah dari Cherrybelle beberapa tahun lalu, Anisa memilih berhati-hati. Menurutnya, keputusan tersebut merupakan kewenangan penuh pihak manajemen yang saat itu menaungi grup.

"Tapi di sini aku melihatnya mungkin pada saat di Cherrybelle, bagi manajemen itu punya pertimbanganlah kenapa akhirnya sampai memutuskan untuk mengeluarkan Wendah. Tapi itu manajemen sih yang lebih punya hak," lanjutnya.

Anisa juga mengingat bagaimana proses keputusan tersebut berjalan dalam waktu singkat. Ia menyebut para anggota tidak dilibatkan dalam pengambilan keputusan, melainkan hanya menerima pemberitahuan dari manajemen.

"Cepat banget waktu itu. Iya, cepat banget," katanya.

Menurut Anisa, manajemen kala itu tidak meminta persetujuan para personel sebelum mengambil langkah tersebut.

"Kalau waktu itu nggak sih. Lebih bukan minta persetujuan, tapi lebih ke menyatakan," ungkap Anisa.

Ia kemudian mengenang penyampaian keputusan yang diterima para anggota saat itu.

"'Gini loh, kita sekarang punya keputusan seperti ini, kalian siap ya, nanti akan ada yang kita keluarin,'" kenang Anisa menirukan pernyataan manajemen.

Sebagai anggota grup, Anisa mengaku dirinya dan personel lain tidak memiliki banyak pilihan selain menerima keputusan tersebut. Mereka hanya bisa menyesuaikan diri dengan perubahan formasi yang ditetapkan manajemen.

"Dan kita nggak bisa buat apa-apa. Kita kayak, 'Oh gitu, berarti kurang personel dong.' Lebih kayak gitu, pasrah aja. Karena semuanya manajemen yang atur sih," pungkas Anisa.


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
KIPG 2026 hasilkan nilai tambah Rp154 miliar
• 18 jam laluantaranews.com
thumb
Wali Kota di Meksiko Tewas Ditembak di Jalur Kartel Narkoba
• 40 menit laludetik.com
thumb
Menguak Peristiwa Terkaparnya Seorang Wanita di Lapangan Sempur Bogor
• 5 jam lalukumparan.com
thumb
Harga Buyback Emas Antam, UBS & Galeri 24 di Pegadaian Hari Ini Minggu, 14 Juni 2026
• 6 jam lalubisnis.com
thumb
Kabupaten Banyumas Raih Disway Top Regional Leader Awards 2026, Wakil Bupati Apresiasi Para Petani
• 3 jam laludisway.id
Berhasil disimpan.