Berkah Rejeki Piala Dunia 2026, Omset Pedagang di Papua Melesat Drastis Hingga Tembus Jutaan Dalam Sehari

grid.id
2 jam lalu
Cover Berita
Grid.ID - Demam Piala Dunia 2026 menyerang banyak kalangan. Para pedagang pun juga mendapatkan omset yang lumayan tinggi hingga meraup jutaan dalam sehari.Seperti yang diketahui, Piala Dunia 2026 sudah dimulai. Ajang bergengsi itu dibuka pada Jumat (12/6/2026).Dikutip dari KOMPAS.com pada Sabtu (13/6/2026), upacara pembukaan Piala Dunia 2026 digelar selama 2 hari. Ya, acara tersebut dibuka pada Jumat (12/6/2026) dan Sabtu (13/6/2026).Turnamen internasional tersebut digelar di 3 negara sekaligus yakni di Meksiko, Kanada, dan Amerika Serikat. Tentu hal ini menjadi sorotan publik.Dalam acara pembukaan yang berlangsung di Meksiko, penyanyi ternama Shakira menjadi salah satu artis yang membuka gelaran tersebut. Dirinya dikenal sebagai penyanyi ikonik Piala Dunia 2010 lalu.Pembukaan tersebut dilanjutkan dengan laga antara Meksiko vs Afrika Selatan. Pertandingan tersebut digelar di Stadion Azteca, Mexico City.Sedangkan, pada Sabtu (13/6/2026), tuan rumah Kanada dan Amerika Serikat juga menggelar upacara pembukaan Piala Dunia 2026. Kanada menggelar upacara pada pukul 02.00 WIB.Ajang sepakbola internasional ini memang membuat banyak orang ikut merasakan euforianya. Tak hanya itu, meskipun jauh dari lokasi pertandingan, banyak masyarakat yang ikut merasakan kemeriahannya.Tak terkecuali bagi masyarakat Indonesia. Warga Tanah Air pun juga ikut memeriahkan gelaran internasional ini.Bahkan, masyarakat tak segan-segan untuk berbelanja perlengkapan untuk memeriahkan Piala Dunia 2026. Tentunya hal ini menjadi magnet rejeki bagi para pedagang di Papua hingga meraup omset jutaan dalam sehari.

 

Ya, dikutip dari TribunPapuaTengah pada Sabtu (13/6/2026), salah satu barang yang paling diminati banyak orang adalah bendera negara yang mengikuti Piala Dunia 2026. Hal ini membuat padagang bendera meraup omset yang tinggi.Peluang ini dilirik oleh Sogir, salah seorang penjual bendera. Dirinya mengaku menjual barang-barang bernuansa Piala Dunia 2026 lebih awal dari yang lain.Hal itu tak lain dan tak bukan demi mendapatkan untung besar. Dirinya bahkan membuka lapak sejak bulan Mei.Antusiasme warga pun membuat omset Sogir melesat naik. Dirinya pun tentu bersyukur dengan hal ini."Alhamdulillah sudah ada yang beli sedikit-sedikit. Lumayan buat kebutuhan sehari-hari," ungkapnya.Di lapaknya, pedagang bendera ini menyediakan berbagai ukuran bendera negara yang mengikuti Piala Dunia 2026. Mulai dari yang kecil hingga ukuran raksasa.Tak hanya itu, ia juga menjual replika bendera negara. Justru, komoditi ini adalah yang paling diminati warga.Sogir mengungkap, bendera tim dari Belanja sangat laris dibeli warga. Bahkan, stok yang dibawanya sudah habis terjual."Cuma bawa satu kodi ukuran besar, sekarang sudah habis. Yang tersisa ukuran lebih kecil," lanjutnya.Tak hanya itu, lantaran rute pengiriman yang begitu panjang, Sogir pun harus bersabar menunggu stok benderanya. Dirinya juga mengaku optimis dengan omset penjualannya yang mencapai jutaan."Pengirimannya memang dari Jawa ke Ambon dulu, baru disebarkan ke wilayah Papua. Kemungkinan hari Jumat barang sudah sampai dan bisa digelar lengkap," jelas Sogir.

 

"Lumayan, 10 lembar bendera harga Rp100.000, ya untung sejuta sehari dapatlah," ungkapnya.

 

Artikel Asli


Artikel Asli

Lanjut baca:

thumb
Betrand Peto Bongkar Sikap Ruben Onsu saat Diperlakukan Buruk oleh Keluarga Sarwendah
• 7 jam laluviva.co.id
thumb
Anak Angkat Ruben Onsu Ungkap Sosok yang Diduga pernah Mengajarkan hal Negatif
• 1 jam lalutvonenews.com
thumb
Sinopsis Drama China Legend of Zang Hai, Kisah Master Strategi yang Nekat Menyusup ke Sarang Musuh
• 6 jam lalugrid.id
thumb
Bela Ruben Onsu, Betrand Peto Ancam Bongkar Rahasia Kubu Sarwendah
• 18 jam laluwartaekonomi.co.id
thumb
Luhut Klaim Family Office Bali Potensi Bawa Dana Masuk hingga Rp 8.950 Triliun
• 2 jam lalukatadata.co.id
Berhasil disimpan.